Air Dengan DO Rendah

pengolahan-limbah

Air Dengan DO Rendah, yang dimaksud dengan do ( dissolved oxygen ), adalah kandungan oksigen terlarut dalam air. Dalam pengobatan ikan kandungan oksigen dalam air sangat berpengaruh besar dalam proses penyembuhan ataupun mempercepat proses penyembuhan. Hal ini juga merupakan Pantangan Dalam Pengobatan Ikan.

Kandungan oksigen dalam air, sangat penting dan syarat mutlak untuk jenis penyakit insang. Penggunaan alat mesin aerasi atau oksigen buffer soluton menjadi pilihan.

Ini Alasan Kondisi Logis yang sederahana dalam hal ini. Ikan dalam kondisi sakit membutuhkan oksigen yang lebih banyak dari pada kondisi normal, karena ikan sakit akan menimbulkan stress pada ikan dengan berbagai tingkatan. Dan Hal ini menjadi syarat multak untuk jenis penyakit yang menyerang insang.

TDS Tinggi

TDS tinggi ( total dissolved solid ) tinggi. Hal ini juga merupakan hal yang menjadi pantangan atau dalam proses pengobatan ikan. Proses pengobatan dapat berjalan sesuai harapan dan dapat berjalan cepat jika kondisi air memiliki tds yang rendah. Di samping hal – hal atau faktor – faktor lain terkait dalam Pantangan Dalam pengobatan ikan.

TDS sangat berpengaruh terhadap pengobatan ikan. Terutama untuk penyakit yang menyerang insang dan internal infeksi. Penggunaan Filter air menjadi salah satu solusi dalam mengatasi masalah ini. Banyak type dan model filter untuk mengatasi solusi ini. Yang perlu mendapat perhatian adalah penggunaan sistem kimia. Menggunakan sistem kimia perlu mendapat perhatian khusus. ( terkait dengan sistim kimia pada filter atau sistem lain, dapat di lihat pada laman Sistem Operasional Filter Air.

Filter Air yang dapat digunakan dalam proses pengobatan untuk mengatasi masalah TDS tinggi ini sangat variatif. Mulai dari penggunaan filter diy, dengan menggunakan barang – barang sehari – hari yang ada disekitar kita dapat juga digunakan. Hal tersebut tergantung kreatifitas masing – masing pelaku. Untuk filter air / filter kolam yang benar – benar sesuai dan cocok untuk keperluan ini adalah filter yang dapat bekerja seiring dengan proses pengobatan dan tidak bersifat mengganggu kinerja obat. Salah satu contoh adalah filter kolam DQFS – 800.

Penggunaan Heater

heater akuarium

Penggunanaan Heater atau pemanas , yang dimaksud disini adalah penggunaan heater untuk menciptakan kondisi suhu tinggi. Mengapa demikian ? hal ini hampir sama persis dengan pengobatan dengan garam. hal ini hanya akan menyembunyikan penyakit bukan menghilangkan sumber penyakit. Untuk lebih jelas tentang masalah ini bisa di lihat pada laman Penggunaan Garam dan di laman Cara menentukan Obat ikan.

Dan Pantangan Penggunaan Heater ini menjadi Harga Mati dan tidak dapat di tawar – tawar lagi pada pengobatan penyakit KHV ( koi herpes Virus ) yang biasa menyerang ikan koi, ikan Mas, Ikan Tombro dan beberapa ikan lain. Secara umum juga penggunaan heater juga merupakan pantangan dalam pengobatan ikan.

Guna Heater

Heater bisa dimaanfaatkan penggunaannya hanya semata – mata untuk menstabilkan suhu. Misalkan kita melakukan proses pengobatan pada saat kondisi suhu udara pada malam hari yang dingin sekali, sehingga terjadi perbedaan suhu yang sangat besar antara siang dan malam.

Penggunaan heater bisa ” dihalalkan ” jika memang kondisi memaksa. Misalkan untuk menurunkan sementara tingkat keakutan penyakit. Contoh pada serangan penyakit dropsi parah dimana ikan sudah sulit untuk bergerak. Hal ini hanya bertujuan menurunkan tingkat ” kesakitan ” ikan. Efek negatif dari cara ini adalah jangka waktu pengobatan lebih lama. Karena melakukan pengobatan penyakit diharamkan menggunakan suhu tinggi, hal ini hanya akan menghasilkan penyembunyian penyakit, bukan penyembuhan.

Temperatur – Suhu Air Pengobatan Ikan

Suhu air pengobatan ikan dalam pengobatan ikan, adalah suhu ruang dimana ikan tersebut biasa dipelihara bisa kolam, akuarium atau lainnya. Artinya suhu masa pengobatan sama dengan suhu temperatur pada saat tidak sakit. Kecuali pada kasus KHV – Koi herpes virus

Terkait dengan masalah fungsi heater dan lainnya bisa kunjungi laman Heater – Pemanas

Penggunaan Garam

garam

Penggunaan garam sebaiknya dihindari dalam pengobatan ikan. Mungkin ini akan menjadi perdebatan, karena banyak paham yang beredar garam adalah obat ikan. Mau garam apa saja mau garam curah, garam ikan, apalagi garam beryodium.

Yang kita bicarakan disini adalah Menyelesaikan Penyakit / menyembuhkan penyakit, bukan menyembunyikan penyakit. Lebih jelas untuk masalah ini bisa di lihat pada laman Cara Menentukan Obat Ikan .

Analisa Masalah

Apakah garam tidak bisa menyembuhkan penyakit ? Jawabannya bisa, hanya untuk penyakit tertentu saja, tidak semua penyakit. Penyakit yang dapat disebuhkan dengan garam hanya penyakit yang disebabkan oleh Hama penyakit yang dapat mati karena terkena garam, itu saja, yang lain tidak. Atau kalau kita hanya bertujuan untuk menyembunyikan penyakit, bukan menyembuhkan.

Penulis menyatakan hal ini berdasarkan pengalaman dalam pemeliharaan ikan koi, yang termasuk cukup rentan dalam permeliharaan. Bukan sekedar ” berdasarkan katanya “. Selain berdasarkan pengalaman, kita bahas secara logika ilmu pengetahuan.

Penyebab penyakit umumnya, karena bakteri, virus dan jamur. Lebih jelas terkait masalah ini bisa di lihat pada laman Cara Menentukan Obat Ikan. Pada umumnya bakteri, virus dan parasite yang biasa menyerang ikan pada umumnya, garam tidak dapat membasmi hama penyakit tersebut.

Hama Penyakit tersebut, pada kebanyakan hanya akan menjadi ” non aktif ” dengan berbagai cara, salah satunya akan membentuk semacam perlindungan diri, ada yang menyebutkan dengan cara membentuk spora dan beberapa nama dan istilah lain.

Jadi dalam hal ini garam hanya bersifat menyembunyikan penyakit bukan membasmi penyakit. Untuk pembuktian masalah ini, kita lakukan percobaan sederhana, dan bisa dilakukan semua orang.

Percobaan & Pembuktian

Percobaan

  • Ambil 2 potong atau 2 buah ikan asin yang umumnya banyak dijual di pasar.
  • Pilih salah satu ikan asin tersebut, kemudian rendam dalam air beberapa menit.
  • Hal ini kita lakukan untuk menghilangkan kandungan garam, jika menggunakan air panas atau air hangat perendaman cukup di bawah satu menit.
  • Setelah dilakukan perendaman, angkat dan simpan secara terpisah dengan ikan yang lain.
  • Diamkan 2-4 hari apa yang terjadi ?

Pembuktian

  • Ikan asin dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama, karena mengandung garam yang tinggi sehingga bakteri yang ada didalamnya tidak aktif. Sehingga ikan asin tersebut tidak membusuk.
  • Jika ikan asin kita hilangkan unsur garamnya, bakteri yang ada akan aktif kembali, dan menyebakan ikan asin busuk.

Kesimpulan

Jadi kesimpulan yang dapat kita peroleh bahwa garam ikan hanya menyembunyikan penyakit bukan menyembuhkan penyakit.

Kurang lebih begitu cara kerja penggunaan garam dalam pengobatan penyakit ikan.

semoga hal ini bisa membantu anda tidak terjebak berdasarkan informasi katanya.

Pantangan Dalam Pengobatan Ikan

Pantangan - Dilarang

Pantangan Dalam Pengobatan Ikan. Ada hal – hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan treatment dalam proses pengobatan ikan. Ada hal – hal yang sebaiknya dihindari. Atau bisa dikatakan sebagai Pantangan Dalam Pengobatan Ikan. Adapun hal – hal tersebut diantaranya adalah sebagai berikut seperti berikut dibawah ini.

Yang kita bicarakan disini adalah tindakan Menyelesaikan Penyakit atau menyembuhkan penyakit, bukanlah menyembunyikan penyakit. Untuk lebih jelas tentang masalah ini bisa di lihat pada laman Cara Menentukan Obat Ikan . Dan untuk ikan yang sakit hendaknya dilakukan tindakan karantina. Untuk hal terkait karantina ikan dapat di lihat pada laman Karantina ikan

pengolahan-limbah

Air Dengan DO Rendah, yang dimaksud dengan do ( dissolved oxygen ), adalah kandungan oksigen terlarut dalam air. Dalam pengobatan ikan kandungan oksigen dalam air sangat berpengaruh besar dalam proses penyembuhan ataupun mempercepat proses penyembuhan. Hal ini juga merupakan Pantangan Dalam Pengobatan Ikan.

Kandungan oksigen dalam air, sangat penting dan syarat mutlak untuk jenis penyakit insang. Penggunaan alat mesin aerasi atau oksigen buffer soluton menjadi pilihan.

Ini Alasan Kondisi Logis yang sederahana dalam hal ini. Ikan dalam kondisi sakit membutuhkan oksigen yang lebih banyak dari pada kondisi normal, karena ikan sakit akan menimbulkan stress pada ikan dengan berbagai tingkatan. Dan Hal ini menjadi syarat multak untuk jenis penyakit yang menyerang insang.

garam

Penggunaan garam sebaiknya dihindari dalam pengobatan ikan. Mungkin ini akan menjadi perdebatan, karena banyak paham yang beredar garam adalah obat ikan. Mau garam apa saja mau garam curah, garam ikan, apalagi garam beryodium.

Yang kita bicarakan disini adalah Menyelesaikan Penyakit / menyembuhkan penyakit, bukan menyembunyikan penyakit. Lebih jelas untuk masalah ini bisa di lihat pada laman Cara Menentukan Obat Ikan .

Analisa Masalah

Apakah garam tidak bisa menyembuhkan penyakit ? Jawabannya bisa, hanya untuk penyakit tertentu saja, tidak semua penyakit. Penyakit yang dapat disebuhkan dengan garam hanya penyakit yang disebabkan oleh Hama penyakit yang dapat mati karena terkena garam, itu saja, yang lain tidak. Atau kalau kita hanya bertujuan untuk menyembunyikan penyakit, bukan menyembuhkan.

Penulis menyatakan hal ini berdasarkan pengalaman dalam pemeliharaan ikan koi, yang termasuk cukup rentan dalam permeliharaan. Bukan sekedar ” berdasarkan katanya “. Selain berdasarkan pengalaman, kita bahas secara logika ilmu pengetahuan.

Penyebab penyakit umumnya, karena bakteri, virus dan jamur. Lebih jelas terkait masalah ini bisa di lihat pada laman Cara Menentukan Obat Ikan. Pada umumnya bakteri, virus dan parasite yang biasa menyerang ikan pada umumnya, garam tidak dapat membasmi hama penyakit tersebut.

Hama Penyakit tersebut, pada kebanyakan hanya akan menjadi ” non aktif ” dengan berbagai cara, salah satunya akan membentuk semacam perlindungan diri, ada yang menyebutkan dengan cara membentuk spora dan beberapa nama dan istilah lain.

Jadi dalam hal ini garam hanya bersifat menyembunyikan penyakit bukan membasmi penyakit. Untuk pembuktian masalah ini, kita lakukan percobaan sederhana, dan bisa dilakukan semua orang.

Percobaan & Pembuktian

Percobaan

  • Ambil 2 potong atau 2 buah ikan asin yang umumnya banyak dijual di pasar.
  • Pilih salah satu ikan asin tersebut, kemudian rendam dalam air beberapa menit.
  • Hal ini kita lakukan untuk menghilangkan kandungan garam, jika menggunakan air panas atau air hangat perendaman cukup di bawah satu menit.
  • Setelah dilakukan perendaman, angkat dan simpan secara terpisah dengan ikan yang lain.
  • Diamkan 2-4 hari apa yang terjadi ?

Pembuktian

  • Ikan asin dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama, karena mengandung garam yang tinggi sehingga bakteri yang ada didalamnya tidak aktif. Sehingga ikan asin tersebut tidak membusuk.
  • Jika ikan asin kita hilangkan unsur garamnya, bakteri yang ada akan aktif kembali, dan menyebakan ikan asin busuk.

Kesimpulan

Jadi kesimpulan yang dapat kita peroleh bahwa garam ikan hanya menyembunyikan penyakit bukan menyembuhkan penyakit.

Kurang lebih begitu cara kerja penggunaan garam dalam pengobatan penyakit ikan.

semoga hal ini bisa membantu anda tidak terjebak berdasarkan informasi katanya.

heater akuarium

Penggunanaan Heater atau pemanas , yang dimaksud disini adalah penggunaan heater untuk menciptakan kondisi suhu tinggi. Mengapa demikian ? hal ini hampir sama persis dengan pengobatan dengan garam. hal ini hanya akan menyembunyikan penyakit bukan menghilangkan sumber penyakit. Untuk lebih jelas tentang masalah ini bisa di lihat pada laman Penggunaan Garam dan di laman Cara menentukan Obat ikan.

Dan Pantangan Penggunaan Heater ini menjadi Harga Mati dan tidak dapat di tawar – tawar lagi pada pengobatan penyakit KHV ( koi herpes Virus ) yang biasa menyerang ikan koi, ikan Mas, Ikan Tombro dan beberapa ikan lain. Secara umum juga penggunaan heater juga merupakan pantangan dalam pengobatan ikan.

Guna Heater

Heater bisa dimaanfaatkan penggunaannya hanya semata – mata untuk menstabilkan suhu. Misalkan kita melakukan proses pengobatan pada saat kondisi suhu udara pada malam hari yang dingin sekali, sehingga terjadi perbedaan suhu yang sangat besar antara siang dan malam.

Penggunaan heater bisa ” dihalalkan ” jika memang kondisi memaksa. Misalkan untuk menurunkan sementara tingkat keakutan penyakit. Contoh pada serangan penyakit dropsi parah dimana ikan sudah sulit untuk bergerak. Hal ini hanya bertujuan menurunkan tingkat ” kesakitan ” ikan. Efek negatif dari cara ini adalah jangka waktu pengobatan lebih lama. Karena melakukan pengobatan penyakit diharamkan menggunakan suhu tinggi, hal ini hanya akan menghasilkan penyembunyian penyakit, bukan penyembuhan.

Temperatur – Suhu Air Pengobatan Ikan

Suhu air pengobatan ikan dalam pengobatan ikan, adalah suhu ruang dimana ikan tersebut biasa dipelihara bisa kolam, akuarium atau lainnya. Artinya suhu masa pengobatan sama dengan suhu temperatur pada saat tidak sakit. Kecuali pada kasus KHV – Koi herpes virus

Terkait dengan masalah fungsi heater dan lainnya bisa kunjungi laman Heater – Pemanas

TDS tinggi ( total dissolved solid ) tinggi. Hal ini juga merupakan hal yang menjadi pantangan atau dalam proses pengobatan ikan. Proses pengobatan dapat berjalan sesuai harapan dan dapat berjalan cepat jika kondisi air memiliki tds yang rendah. Di samping hal – hal atau faktor – faktor lain terkait dalam Pantangan Dalam pengobatan ikan.

TDS sangat berpengaruh terhadap pengobatan ikan. Terutama untuk penyakit yang menyerang insang dan internal infeksi. Penggunaan Filter air menjadi salah satu solusi dalam mengatasi masalah ini. Banyak type dan model filter untuk mengatasi solusi ini. Yang perlu mendapat perhatian adalah penggunaan sistem kimia. Menggunakan sistem kimia perlu mendapat perhatian khusus. ( terkait dengan sistim kimia pada filter atau sistem lain, dapat di lihat pada laman Sistem Operasional Filter Air.

Filter Air yang dapat digunakan dalam proses pengobatan untuk mengatasi masalah TDS tinggi ini sangat variatif. Mulai dari penggunaan filter diy, dengan menggunakan barang – barang sehari – hari yang ada disekitar kita dapat juga digunakan. Hal tersebut tergantung kreatifitas masing – masing pelaku. Untuk filter air / filter kolam yang benar – benar sesuai dan cocok untuk keperluan ini adalah filter yang dapat bekerja seiring dengan proses pengobatan dan tidak bersifat mengganggu kinerja obat. Salah satu contoh adalah filter kolam DQFS – 800.

Hal – hal diatas adalah hal yang bersifat umum dalam pengobatan ikan. Untuk setiap Cara pengobatan setiap penyakit ikan memiliki tehnik dan cara tersendiri secara spesifik untuk memberantas penyakit ikan. Untuk Pengobatan ikan, masing – masing penyakit ikan secara spesifik bisa di lihat pada laman Penyakit Yang Biasa Menyerang Ikan & Cara pengobatan.

Dengan memahami hal – hal tersebut, sebagai pelaku perikanan, kita dapat mengambil sebuah keputusan yang tepat berdasarkan alasan logis. Bukan hanya berdasarkan katanya