Penggunaan Garam

garam

Penggunaan garam sebaiknya dihindari dalam pengobatan ikan. Mungkin ini akan menjadi perdebatan, karena banyak paham yang beredar garam adalah obat ikan. Mau garam apa saja mau garam curah, garam ikan, apalagi garam beryodium.

Yang kita bicarakan disini adalah Menyelesaikan Penyakit / menyembuhkan penyakit, bukan menyembunyikan penyakit. Lebih jelas untuk masalah ini bisa di lihat pada laman Cara Menentukan Obat Ikan .

Analisa Masalah

Apakah garam tidak bisa menyembuhkan penyakit ? Jawabannya bisa, hanya untuk penyakit tertentu saja, tidak semua penyakit. Penyakit yang dapat disebuhkan dengan garam hanya penyakit yang disebabkan oleh Hama penyakit yang dapat mati karena terkena garam, itu saja, yang lain tidak. Atau kalau kita hanya bertujuan untuk menyembunyikan penyakit, bukan menyembuhkan.

Penulis menyatakan hal ini berdasarkan pengalaman dalam pemeliharaan ikan koi, yang termasuk cukup rentan dalam permeliharaan. Bukan sekedar ” berdasarkan katanya “. Selain berdasarkan pengalaman, kita bahas secara logika ilmu pengetahuan.

Penyebab penyakit umumnya, karena bakteri, virus dan jamur. Lebih jelas terkait masalah ini bisa di lihat pada laman Cara Menentukan Obat Ikan. Pada umumnya bakteri, virus dan parasite yang biasa menyerang ikan pada umumnya, garam tidak dapat membasmi hama penyakit tersebut.

Hama Penyakit tersebut, pada kebanyakan hanya akan menjadi ” non aktif ” dengan berbagai cara, salah satunya akan membentuk semacam perlindungan diri, ada yang menyebutkan dengan cara membentuk spora dan beberapa nama dan istilah lain.

Jadi dalam hal ini garam hanya bersifat menyembunyikan penyakit bukan membasmi penyakit. Untuk pembuktian masalah ini, kita lakukan percobaan sederhana, dan bisa dilakukan semua orang.

Percobaan & Pembuktian

Percobaan

  • Ambil 2 potong atau 2 buah ikan asin yang umumnya banyak dijual di pasar.
  • Pilih salah satu ikan asin tersebut, kemudian rendam dalam air beberapa menit.
  • Hal ini kita lakukan untuk menghilangkan kandungan garam, jika menggunakan air panas atau air hangat perendaman cukup di bawah satu menit.
  • Setelah dilakukan perendaman, angkat dan simpan secara terpisah dengan ikan yang lain.
  • Diamkan 2-4 hari apa yang terjadi ?

Pembuktian

  • Ikan asin dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama, karena mengandung garam yang tinggi sehingga bakteri yang ada didalamnya tidak aktif. Sehingga ikan asin tersebut tidak membusuk.
  • Jika ikan asin kita hilangkan unsur garamnya, bakteri yang ada akan aktif kembali, dan menyebakan ikan asin busuk.

Kesimpulan

Jadi kesimpulan yang dapat kita peroleh bahwa garam ikan hanya menyembunyikan penyakit bukan menyembuhkan penyakit.

Kurang lebih begitu cara kerja penggunaan garam dalam pengobatan penyakit ikan.

semoga hal ini bisa membantu anda tidak terjebak berdasarkan informasi katanya.