Ikan & Perikanan

ikan perikanan
ikan & perikanan

Ikan Dan perikanan, dua hal yang berkaitan erat. Jika berbicara masalah ikan, akan berkembang ke dua hal yang serupa tapi tak sama. Ikan dapat mengarah pada ikan hias, untuk para peng hobby ikan hias. Baik ikan hias akuarium atau ikan hias kolam.

Continue reading “Ikan & Perikanan”

Peralatan Perlengkapan Akuarium

peralatan perlengkapan akuarium

Peralatan Perlengkapan Aquarium, yang dimaksud adalah Peralatan Perlengkapan khusus untuk Akuarium. Untuk kolam ikan dapat kunjungi laman Peralatan Perlengkapan Kolam Ikan, atau secara umum atau lebih mendetail ke laman peralatan perlengkapan pengolahan Air & Limbah Cair

kategori aerator

Pengertian Aerator Dan Aerasi

Aerator – Aerasi, memiliki pengertian yang berbeda. Aerasi adalah suatu usaha daya upaya untuk memberikan, menambah, atau melewatkan udara pada median tertentu ( dalam hal ini umunya air ) untuk tujuan tertentu. Sedangkan Aerator adalah alat, mesin atau lainnya untuk melakukan usaha aerasi.

Fungsi Aerasi

kategori aerator

Ada banyak fungsi aerasi atau tujuan yang hendak dicapai dari kegiatan aerasi. Diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Menambahkan kandungan udara tertentu pada air ( misalkan oksigen ). Contoh penggunaan ini misalkan untuk Aerasi Kolam ikan atau aerasi limbah.
  2. Menurunkan atau Menaikan suhu pada air. Namun lebih sering untuk menurunkan suhu dan menjaga suhu ruang. Contoh penggunaan misalkan pada cooling drum, evaporator, dan lain – lain
  3. Untuk Fungsi khusus misalkan untuk proses Chemical Mechanical. Contoh pada sistem AAS. ( lebih jelas terkait masalah ini bisa di lihat pada Advantage Aerating System
  4. dan beberapa fungsi lain.

Jenis Sistem Kerja Aerator

Ada beberapa jenis sistem kerja aerator ( alat aerasi ) yang umunya digunakan dan tersedia di jual dipasaran. Diantaranya sebagai berikut :

Aerator sistem Diafragma

aerator sistem diafragma
Aerator sistem diafragma

Aerator diafragma, Aerator sistem diafragma ini dalam menjalakan fungsinya untuk mencipkan tekanan dengan menggunkan diafragma, Semacam ” klep ” untuk dapat menghasilkan tekanan. Pada umunya tidak terlalu besar baik tekanan maupun volumenya. Sistem ini memiliki kelebihan tingkat desibel ( kebisingan ) yang relatif rendah. Aearor ini sering juga disebut Pompa Udara

Aerator sistem centrifugal

aerator sistem centrifugal
Aerator sistem centrifugal

Aerator Centrifugal, Aerator sistem Centrifugal ini dalam menjalakan fungsinya untuk mencipkan tekanan dengan memanfaatkan gaya centrifugal atau gaya putar yang menghasilkan tekanan untuk menjalankan tugas dan fungsinya. Untuk jenis ini sering juga disebut Blower ada juga yang menyebut dengan istilah axial fan. Ada juga yang menggunakan banyak impeller sehinga disebut multy stage blower

Aerator Sistem Rotary Dan Piston

root blower
Aerator sistem Rotary ( root blower )

Aerator Sistem Rotary Dan Piston. Kedua sistem ini pada umumnya untuk kebutuhan aerasi besar terutama untuk root blower. Aerator Sistem Rotary ( lebih dikenal dengan nama root blower ) lebih berimbang antara besarnya udara yang dihasilkan berbanding dengan tekanan yang dihasilkan. Jadi volume besar dan tekanan juga bisa besar.

Sedangkan sistem ” piston “, walaupun juga bukan seperti piston mesin mobil. Penulis sendiri lupa nama ” bahasa tehniknya untuk ini. Untuk jenis ini umumnya lebih kearah ” tekanan besar ” dengan volume udara yang lebih kecil dibanding dengan root blower ( sistem rotary ). Sistem semacam ini banyak diaplikasikan di kompresor angin

Aerator Sistem Differencial

Aerator diffrencial, aerator sistem differencial ini menggunakan perbedaan tekanan dalam menjalankan fungsinya. biasanya untuk jenis ini memerlukan penepatan dan bantuan alat pencipta tekanan lain, misalkan pompa air. Kelebihan dari sistem ini lebih hemat energi dan efektif.

Selain hal tersebut diatas, sistem ini sangat efektif untuk fungsi khusus misalkan skimming pada tehnik Aerasi Permukaan . Lebih jelas mengenai sistem ini bisa di lihat pada Submersible Aerator

Aerator

Aksessoris & Peralatan Aerasi Pendukung

Aeator umumnya dalam menjalankan fungsinya memerlukan dukungan aksessories atau peralatan lain diantaranya, :

  • pipa
  • selang
  • diffuser
  • dan lain – lain seperti clam sadle dan lainnya

Difusser

Sesuai dengan makna kata diffuser, adalah alat untuk mendifusikan. Dalam hal ini adalah udara tertentu, pada umumnya oksigen.

Ada banyak Jenis dan macam diffuser, salah satu jenis yang paling populer di dunia perikanan adalah air stone. Namun berdasarkan jenis gelembung yang dihasilkan ada dua jenis, yakni :

  • Coarse Diffuser ( gelembung udara yang dihasilkan kasar / besar )
  • Fine Diffuser ( gelembung udara yang dihasilkan halus / kecil )

Secara umum dapat di kelompokkan menjadi dua seperti diatas. Jika pembaca memerlukan produk diffuser jangan terlalu dimakan ” bahasa marketing ” , seperti kata mikro bubble, nano bubble, dan lain – lain. Berapa Batasan mikron batasan Mikro ? Berapa mikron Batasan Nano ?. Kedua nya masing – masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Tergantung tujuan aerasi yang kita inginkan ( fungsi aerasi atas ).

Hal yang perlu di perhatikan dalam memilih diffuse adalah :

  • bahan , Kualitas bahan dan apakah sesuai dengan karakter cairan yang akan digunakan ( jenis kimia, tingkat keasaman asam, dan lain lain )
  • Ukuran, baik ukuran Fisik ( panjang – diameter – inlet, dll ) serta ukuran Pori Permukaan ( lubang diffuser )
  • Working Pressure, ini sangat menentukan hasil akhir. Jika terlalu besar dari kapasitas nano bubble bisa jadi coarse.
  • dll

Cara / Tehnik Aerasi

Cara Umum

Banyak tehnik atau cara yang bisa dipakai, diantaranya :

  1. aerasi samping
  2. aerasi tengah
  3. Aerasi Merata
  4. Aerasi Luar – Aerasi Eksternal
  5. Aerasi Air Lift Pump
  6. Aerasi Mekanikal

agar lebih jelas bisa di lihat pada gambar di bawah ini

tehnik aerasi umum

Cara Khusus

Ada banyak Cara tehnik khusus Aerasi. Cara – cara jenis ini sangat efektif untuk kebutuhan yang bersifat khusus pula. Jadi tergantung bagaimana kita menganalisa, mengenal karakter, dan tujuan khusus yang hendak dicapai.

Contoh sederhana misalkan tehnik tehnik aerasi permukaan, hal jarang sekali digunakan karena tidak efektif terutama untuk tujuan menambah kandungan udara ( fungsi aerasi diatas ). Tapi tehnik ini sangat efektif untuk proses chemical skimming

Semoga bermanfaat

top filter

Filter akuarium adalah filter air untuk pemakaian khusus untuk akuarium ( filter air untuk aplikasi akuarium ). Seperti filter air pada umumnya, seperti telah disampaikan pada bagian filter air, pada artikel Filter Air Dan Seluk Beluk .

Ada banyak jenis, macam dan ragam filter air akuarium, hal tersebut dapat dibedakan berdasarkan banyak hal. Diantaranya berdasarkan posisi peletankan filter, sistem operasional filter air, dan lain – lain.

Berdasarkan Posisi Penempatan

filter berdasarakan penempatan secara umum sebenarnya hanya ada dua yakni, internal filter dan eksternal filter.

Internal Filter

Internal filter adalah filter yang peletakankan diposisikan dalam akuarium. Pada internal filter umumnya yang tersedia dipasaran ( seperti terlihat pada gambar ) filter jenis ini pada umunya menjadi satu kesatuan dengan Pompa Air.

Eksternal Filter

Eksternal filter atau sering juga dikenal dengan nama filter canister ( sebenarnya ini adalah nama type filter sebuah merek ), adalah filter yang penempatannya diluar akuarium. Untuk jenis ini penempatan bisa dimana saja, bagian atas, bawah atau samping bisa berfungsi dengan baik, sesuai batasan kemampuan type berdasarkan kekuatan daya listrik yang digunakan. Hal ini dikarenakan filter jenis ini menggunakan / berjenis presure filter.

Namun Ada juga jenis filter lain yang sebenarnya masuk dalam kategori eksternal filter, namun dikalangan hobi akaurium dan perdagangan dan perjualan peralatan dan perlengkapan aksessories akuarium disebut dengan istilah berbeda. Diantaranya adalah sebagai berikut :

Top Filter

Filter ini hampir sama cara kerja dengan filter lain, hanya saja, peletakan filter ini harus diposisiskan diatas akurium. Hal ini karena Top Filter bukan berjenis pressure filter, melainkan gravity filter.

Hang on Filter

hang on filter

hang on filter adalah filter yang penggunaan atau pemakaiannnya pada akuarium diletakkan di bagian samping luar dengan cara digantunggkan ( hang on ). Untuk jenis ini tidak dapat di pakai pada akuarium yang memiliki ” bibir “

heater akuarium

Heater AkuariumKolam Ikan. Pemanas untuk akuarium dan heater kolam ikan, memiliki persamaan. Tapi yang dimaksud kolam ikan disini adalah kolam ikan mini atau kolam ikan kecil. Untuk Kolam ikan dibawah 2.000 liter. Yang perlu diperhatikan dalam penggunaan ini sehubungan dengan pengobatan penyakit ikan, ada hal – hal yang harus dihindari dalam pengobatan ikan.

Heater Akuarium

heater akuarium

Heater akuarium pada umumnya miliki kisaran daya sekitar 50 watt sampai dengan 300 watt yang tersedia dipasaran. Jadi misalkan kita menggunkan heater jenis ini untuk keperluan kolam ikan, tidaklah sesuai. Penggunaan Heater jenis ini hanya untuk menjaga tidak terjadinya pembekuan air di daerah 4 musim.

Untuk keperluan heater kolam ikan dipasaran indonesia tidak tersedia, untuk keperluan hal itu bisa menggunakan heater kolam renang yang banyak tersedia dipasaran dengan berbagai sistem heater kolam renang. Untuk heater jenis lain bisa di lihat pada laman Heater – Pemanas

lampu Ultra violet

Lampu Ultra Violet, sering juga disebut dengan beberapa nama dan istilah lain Lampu UV, UV lamp, UV Sterilizer. Dan beberapa nama dan istilah lain. Dalam pengertian sebagai peralatan dan perlengkapan pengolahan air, perangkat ini berfungsi sebagai Sterilizer. Oleh karena hal tersebut sering juga disebut dengan istilah UV Sterilizer. Lampu ini Juga termasuk Jenis Sterilizer dalam pengertian Peralatan Air dalam Water Treatment

Pengertian Fungsi Jenis Dan Penggunaan

Posisi Penempatan Lampu UV

Posisi penempatan dalam bidang water treatment, secara garis besar dapat dibedakan berdasarkan penempatan posisi lampu saat pengaplikasian pada sebuah sistem water treatment dalam sebuah unit Water Management.

Hal yang dimaksud seperti berikut

Lampu UV Submersible

submersible UV lamp

Posisi Submersible adalah posisi penempatan didalam air. Pada jenis penempatan ini yang digunakan adalah jenis Lampu UV Submersible seperti terlihat pada gambar.

Jenis lampu ini, memang di design untuk pemakaian dalam air. Hanya ada perbedaan antara merek satu dengan yang lain, pada penempatan trafo. Ada yang dijadikan satu dengan bola lampu ( submersible ), ada yang dipisah dan ditempatkan diposisi atas air.

Non Submersible

Inline Pressure

inline-pressure-uv-lamp

Pada penempatan non submersible, yang banyak menjadi pilihan adalah dengan penempatan inline. Hal ini mungkin dikarenakan ketersedian unit jadi yang cukup banyak dipasaran, Seperti terlihat pada gambar.

Lampu ini sebenarnya adalah Pressure UV Lamp Tube, namun dipasaran umumnya disebut lampu Ultra Violet Tabung. Untuk jenis ini penempatan nya secara Inline, oleh karenanya sering disebut menjadi Inline UV lamp

Upper Inline

lampu Ultra violet

Untuk jenis ini penempatan sebenarnya mirip dengan penggunaan tabung inline diatas. Hanya saja untuk jenis penempatan ini dalam posisi kering, dan berada di atas saluran. Jadi banyak yang menyebut penempatan ini dengan istilahah posisi kering ( dry Position ) dan Upper Line.

Untuk penempatan posisi ini tidak disarankan untuk pemula, kecuali telah berkonsultasi dulu dengan yang berpengalaman.

Semua Jenis penempatan masing – masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Tergantung banyak hal yang terutama adalah penggunaan dan keselarasan dengan unit pengolahan utama.

Cara Test Lampu UV

Untuk menguji Lampu UV secara benar membutuhkan alat ukur yang disebut Spektrofotometer. Alat ini mampu mengukur intensitas cahaya dan panjang Gelobang. Dengan mengetahui panjang gelombang kita biasa tahu, termasuk jenis mana lampu yang dimaksud UV-A , UV-B atau Atau UV-C.

Dalam hal sterilizer untuk air seharusnya adalah UV-C yang harus digunakan, terutama untuk sistem pressure inline. Dan perhitungan flowrate & kapasitas sinar menjadi kunci utama.

Pengujian Lampu UV Secara Manual

Banyak konsumen yang kurang dapat memahami lampu ultra violet, bahkan penulis sendiri pernah didatangi konsumen datang membawa contoh lampu uv sterilezer untuk filter air minum isi ulang nya yang rusak. Dan yang cukup mengagetkan adalah lampu yang dibawa adalah lampu akuarium submersible berwarna ungu.

Tidak semua lampu warna ungu adalah Sterilizer

Cara Test

UV- C sebagai sterilizer, cukup berbahaya, jangan dilihat secara langsung dengan mata telanjang !

Untuk menguji lampu menyala atau tidak, bisa menggunakan kertas warna putih dengan melihat pantulan sinarnya saja lewat kertas tersebut.

Untuk menguji apakah UV-C atau tidak ( tampa Spektrofotometer ). Dalam bahasa sederhana pengujian dengan rumus KR kuadrat alias kira – kira. Dengan Cara menyinarkan pada bagian tangan atau lengan sebentar. sekitar 30-45 detik. Jika tangan atau lengan terlihat seperti habis berjemur seharian ( agak menghitam ) 90 % bisa dipastikan jenis UV-C.

media filter

Media Filter merupakan media untuk filter air menjalankan fungsi atau sistem kerja agar dapat menjalankan fungsinya sebagai perangkat untuk penyaringan dan pengolahan air. Banyak sekali varian produk ini yang tersedia dipasaran. Secara umum dapat diklasifikasikan, menjadi tiga kelompok.

Ketiga kelompok tersebut adalah kimia, biologi, fisik atau sering di sebut juga media filter fisika. Dan setiap jenis mempunyai cara dan sistem kerja masing – masing. terkait dengan ini agar lebih jelas bisa di lihat pada laman Sistem Opersioanal Filter Air.

Media Filter Kimia

Adalah media filter yang diperlukan dan dipergunakan pada filter air yang menggunakan sistem operasional sistem Kimia, lebih spesifik lagi sistem kimia resapan. Adakalanya sistem kimia terapan juga menggunakan media ini hanya saja bukan merupakan keharusan.

Berbeda dengan sistem Chemical Feeding, yang mana menggunaan bahan kimia sebagai agen penjernih. Jadi bahan kimia tersebut tidak dikelompokkan menjadi media filter. Contoh bahan kimia yang paling sering digunakan dalam hal semacam ini adalah penggunaan klorin pada filter kolam renang sebagai agen penjernih air yang tidak dapat dilakukan filter kolam renang konvensional tidak seperti filter kolam renang tampa bahan kimia.

Contoh media jenis ini adalah pasir silika ( silica sand )

Media Filter Fisik

Membahas tentang Media Ini, adalah hal yang paling sederhana, jenis ini berfungsi menyaring kotoran fisik, seperti tanah, daun, dan lain – lain. Dalam pengertian sederhana media jenis ini menyaring kotoran yang dapat dilihat mata / kasat mata.

Contoh dari jenis ini adalah kapas ( dacron ) pada filter akuarium.

Hanya ada satu dan satunya jenis yang juga dapat dikelompokkan dalam jenis ini yang memiliki pengecualian khusus, yang boleh dikatakan tidak sesuai dengan pengertian umum tentang jenis ini, yaitu Membran Reverse Osmosis.

Jadi Membran Reverse Osmosis, dapat menyaring kotoran yang sangat kecil yang tidak kasat mata. Membran ini dapat menyaring partikel hingga ukuran molekul. Lebih jelas terkait dengan hal ini bisa di lihat pada laman Reverse Osmosis ( osmosis terbalik )

Media Filter Biologi

Media Filter biologi, adalah media filter yang diperlukan pada sistem operasional filter air dengan Sistem Biologi. Pada sistem ini media diperlukan sebagai tempat hidup atau tempat tinggal mikro organisme, dengan cara menempel pada media

Jadi salah kunci utama untuk menentukan kualitas media ini adalah luas permukaan media. Kualitas tidak dapat ditentukan berdasarkan jenis. Misalkan Bioball, kalnes, atau sarang tawon, Kualitas tidak dapat dibandingkan berdasarkan Jenis.

Mengapa demikian ? sederhana saja. Tidak usah beda jenis, kita bandingkan produk jenis sama, misalkan saja bio ball. Contoh antara produk Bioball “A” dan Bioball “B”,kita persempit lagi menjadi bioball model bola, kita persempit lagi diameter sama. Kualitas belum tentu sama. Mengapa ? karena luas permukaan belum tentu sama.

Bioball “A” dan Bioball “B” yang unggul adalah yang memiliki jumlah kisi yang lebih banyak, karena Luas permukaan lebih banyak, disamping Design Kisi juga menentukan. Salah satu jenis bioball terbaik adalah BOLANO

Penggunaan Pada Filter

Pada prakteknya banyak media yang tidak dapat diklasifikasikan pada salah satu jenis ( fisik, kimia, biologi ). Pada design produk media filttrasi modern yang cenderung mengejar efisiensi, media dirancang untuk dapat menjadi Media Filtertrasi Multi Fungsi.

Jenis Jenis dan nama yang umum dan sering digunakan antara lain seperti berikut di bawah ini,

Contoh Brand – Merk Media Filter

Filter Akuarium

top filter

Filter akuarium adalah filter air untuk pemakaian khusus untuk akuarium ( filter air untuk aplikasi akuarium ). Seperti filter air pada umumnya, seperti telah disampaikan pada bagian filter air, pada artikel Filter Air Dan Seluk Beluk .

Ada banyak jenis, macam dan ragam filter air akuarium, hal tersebut dapat dibedakan berdasarkan banyak hal. Diantaranya berdasarkan posisi peletankan filter, sistem operasional filter air, dan lain – lain.

Berdasarkan Posisi Penempatan

filter berdasarakan penempatan secara umum sebenarnya hanya ada dua yakni, internal filter dan eksternal filter.

Internal Filter

Internal filter adalah filter yang peletakankan diposisikan dalam akuarium. Pada internal filter umumnya yang tersedia dipasaran ( seperti terlihat pada gambar ) filter jenis ini pada umunya menjadi satu kesatuan dengan Pompa Air.

Eksternal Filter

Eksternal filter atau sering juga dikenal dengan nama filter canister ( sebenarnya ini adalah nama type filter sebuah merek ), adalah filter yang penempatannya diluar akuarium. Untuk jenis ini penempatan bisa dimana saja, bagian atas, bawah atau samping bisa berfungsi dengan baik, sesuai batasan kemampuan type berdasarkan kekuatan daya listrik yang digunakan. Hal ini dikarenakan filter jenis ini menggunakan / berjenis presure filter.

Namun Ada juga jenis filter lain yang sebenarnya masuk dalam kategori eksternal filter, namun dikalangan hobi akaurium dan perdagangan dan perjualan peralatan dan perlengkapan aksessories akuarium disebut dengan istilah berbeda. Diantaranya adalah sebagai berikut :

Top Filter

Filter ini hampir sama cara kerja dengan filter lain, hanya saja, peletakan filter ini harus diposisiskan diatas akurium. Hal ini karena Top Filter bukan berjenis pressure filter, melainkan gravity filter.

Hang on Filter

hang on filter

hang on filter adalah filter yang penggunaan atau pemakaiannnya pada akuarium diletakkan di bagian samping luar dengan cara digantunggkan ( hang on ). Untuk jenis ini tidak dapat di pakai pada akuarium yang memiliki ” bibir “