Pompa Air

Pompa Pasir
Pompa Air horinsontal

Pompa Air, sesuai pengertian umum, adalah alat atau perangkat untuk mempompa air. Kesepakan umum di masyarakat terkait yang disebut air dalam hal ini adalah air bersih. Jadi Pompa secara umum digunakan hanya untuk air bersih. Sedangkan untuk air dengan jenis karakter tertentu diperlukan pompa dengan spesifikasi tertentu yang sesuai.

Ada banyak hal terkait dengan Pompa. Agar tidak salah dalam menentukan pilihan produk pompa yang ideal , dan yang benar – benar sesuai dengan maksud dan tujuan penggunaan maka diperlukan gambaran dan pengetahuan dasar tentang pompa.

Jika anda paham dan mengerti tentang pompa air, dengan mengetahui karakter fluida cair yang akan diolah, serta mengenal karakter pompa. Kita bisa melakukan sedikit modifikasi dan utak – atik , akan ” merubah pompa INI menjadi pompa ITU ” ada kalanya bisa berhemat hingga diatas 50 %. mungkin itu sedikit Tips Memilih Pompa Air.

Berikut seperti dibawah ini serba – serbi tentang Pompa.

Tenaga Penggerak Pompa

Untuk tenaga penggerak pompa dapat dikelompokkan menjadi bagian – bagain seperti berikut.

Pompa Air industri besar

Pompa Listrik, Pompa air yang menggunakan tenaga listrik sebagai tenaga penggerak Pompa . Tenaga listrik disalurkan ke motor listrik yang berfungsi sebagai penggerak impeller pompa yang bertugas untuk menggerakkan air.

Jenis Arus listrik yang digunakan adalah jenis DC ( arus searah ) maupun AC ( arus bolak – balik / dua arah), sehingga muncul istilah Pompa Air DC ( Pompa DC ). Karena sering kali dan pada umunmya orang beranggapan bahwa pompa memakai arus AC ( Jenis ini paling banyak tersedia dipasaran ). Sedangkan Pompa DC jarang atau kurang begitu banyak alternatif yang tersedia dipasaran, biasa digunakan pada Pompa Solar atau Pompa Kimia atau produk portable

Yang juga termasuk kelompok Pompa Air ini, diantaranya adalah sebagai berikut :

Pompa Air Sawah
  • Pompa Sawah ( Pompa Air sawah )
  • Pompa Tenaga Solar
  • Pompa Tenaga Bensin
  • Pompa tenaga Matahari / Pompa tenaga Surya
  • dan lain lain

Pompa Air Sawah atau sering disebut Pompa Sawah, ( pompa air yang sering digunakan untuk mengatur pengairan disawah ) adalah jenis pompa yang digerakkan oleh tenaga listrik yang dihasilkan oleh generator listrik. Generator Listrik ini digerakkan oleh motor yang menggunakan bahan bakar Solar ( sehingga disebut Pompa Air Diesel atau Pompa Air tenaga Diesel ). Jika generator listrik digerakkan oleh Motor yang menggunakan bensin maka pompa disebut sebagai Pompa Tenaga Bensin.

Pompa Tenaga Matahari – Pompa Tenaga Surya

Pompa Air Tenaga Matahari

Pompa jenis ini juga termasuk dalam kelompok ini. Karena pada dasarnya pompa tenaga surya / pompa tenaga matahari, digerakkan oleh tenaga listrik. Hanya saja tenaga listrik yang digunakan untuk menggerakan pompa berasal dari Solar Sell atau Panel Surya. Solar sell atau Panel Surya menangkap sinar matahari dan merubah menjadi energi listrik melalui inverter.

Oleh karena hal tersebut diatas orang banyak menyebut Pompa air tenaga surya atau Pompa air tenaga matahari.

Sebenarnya secara sistem, fisik, dan lain – lain pompa jenis ini sama dengan pompa pada umumnya. Tidak ada perbedaan, dalam bahasa sederhana yang beda hanya kabel pompa disambungkan kemana.

Pompa manual, Pompa air dengan tenaga penggerak tenaga manusia. Ada beberapa jenis pompa ini yang masih banyak digunakan hingga saat ini. Berikut beberapa contoh Pompa Air dimaksud seperti dibawa ini.

Pompa Tarik

Pompa Tarik
Pompa Tarik

Pompa ini banyak digunakan untuk memompa air atau cairan lain dari drum. Untuk memompa air dilakukan dengan cara menaik turunkan batang pada bagian tengah secara terus menerus .

Berdasarkan pengalaman penulis sendiri cukup mudah pengoperasiannya dan sangat ringan jika fluida yang dipompa levelnya tinggi. Secara tehnis hal tersebut dikarenakan perpindahan fluida dibantu perbedaan tekanan, gerakan pompa hanya sebagai pemicu. Tapi coba rasakan saat fluida yang di pompa tinggal sedikit dan memiliki vicositas tinggi, misalkan minyak goreng.

Pompa ini menggunakan sistem ” menimba “. Jadi didalam silinder terdapat semacam timba kecil, yang bagian bawahnya menggunakan semacam valve yang mirip dengan Butterfly Valve . Nama tehnis pompa ini penulis tidak tahu. Masyarakat disekitar penulis pada masa kecil, sering menyebut pompa ini dengan nama Pompa Klung. Hal itu mungkin disebabkan bunyi ” klung ” yang ditimbulkan pada saat digunakan. Seringkali pompa manual ini digunakan untuk memompa minyak tanah, atau minyak goreng dari dalam drum.

Pompa Dragon

Pompa Dragon

sistem kerja Pompa dragon

Pompa air Dragon, nama pompa dragon sebenarnya mengacu pada nama brand / merek produk. Penulis sendiri tidak tahu nama tehnis pompa jenis ini. Pompa ini sangat terkenal pada masanya, hingga saat inipun masih banyak yang menggunakan dan mengenal pompa ini. Pompa ini menggunakan sistem Valve seperti terlihat pada gambar. Pompa ini umumnya digunakan sebagai pompa sumur ( pompa air sumur )

Pompa Putar

Pompa Drum Putar

Pompa Manual jenis ini sekarang masih banyak yang menggunakan. sering juga disebut pompa drum putar. Pompa ini cara pengoperasiannya dengan cara memutar tuas. Mungkin karena cara pengoperasiannya diputar dan sering digunakan untuk memompa fluida dari dalam drum sering disebut dengan nama Pompa Putar Drum atau Pompa Drum Putar.

Pompa ini sudah menggunakan gerakan putar / berputar sebagi cikal bakal Pompa Centrifugal dan sistem kerja Impeller Pompa Air sebagai penggerak Pompa Air.

Pompa Pencet – Pompa Genggam

Pompa Air manual - pompa remas

Pompa manual jenis ini masih banyak digunakan juga hingga sekarang. Cara pengoperasiannya dengan cara digenggam dan diremas pada bagian atas ( warna merah pada gambar ) atau bisa juga dengan memencet. Banyak masyarakat awam menyebut pompa air manual ini dengan nama pompa genggam atau pompa Pencet.

Dan banyak jenis pompa air manual lain seperti pompa galon air atau sering disebut Pompa Galon Saja dan lain sebagainya. Walaupun pompa galon sekarang banyak yang menggunakan tenaga listrik atau sudah masuk kategori Pompa Listrik, jadi bukan pompa manual lagi.

Range Pemakaian Pompa

Untuk range atau skala pemakaian dapat diklasifikasikan seperti berikut

Pompa air domestik
Pompa Air Sanyo

Pompa Domestik, adalah pompa air yang digunakan atau dirancang untuk pemakian pada skala rumah tangga ( domestik ), maka sering disebut dengan Pompa Air Domestik, Pompa Rumah tangga ( Pompa air Rumah tangga ). Dan banyak juga yang menyebut pompa seperti gambar ini adalah pompa sanyo, yang lebih mengarah pada nama brand – merek.

Untuk keperluan rumah tangga papa umumnya jenis yang tersedia dipasaran cukup terbatas dan kapasitas relatif kecil. Paling sering digunakan untuk Pompa Sumur oleh karenanya juga sering disebut pompa sumur. Untuk Pompa sumur juga tersedia jenis Pompa Sumur Manual

Yang umum tersedia dipasaran adalah pompa sumur ( seperti pada gambar diatas ), Pompa Sumur dalam, Pompa Boster, seperti gambar dibawah ini.

Pompa Boster
Pompa Boster domestik
Pompa air sumur dalam
Pompa Sumur Dalam ( Pompa Deep Well )

Pompa untuk rumah yang relatif besar atau berpenghuni banyak lebih banyak pilihan tersedia pada pompa industri yang kapasitas lebih besar dan pilihan jenis lebih banyak, tinggal menyesuaikan dengan anggaran dan kebutuhan.

Selain jenis tersebut yang paling sering digunakan dan paling banyak tersedia di pasaran adalah pompa kolam ikan dan pompa Akuarium.

Pompa Air industri besar

Pompa industri, pompa air indusri, Adalah pompa untuk pemakaian skala industri. Pada umumnya berukuran relatif besar.

Banyak Jenis macam ragam untuk skala pemakaian industri. Jika ingin lebih jelas terkait dengan pompa jenis ini bisa kunjungi laman Pompa Air .

Untuk industri yang relatif kecil beberapa jenis pompa dapat juga menggunakan pompa skala rumah tangga atau Pompa Domestik yang relatif sama.

Pompa Akuarium

Pompa Perikanan, adalah jenis pompa air yang umumnya digunakan pada bidang perikanan. Pompa air adalah komponen yang sangat penting dibidang perikanan selain pompa udara atau aerator.

Banyak sekali pompa yang digunakan dalam bidang perikanan. Untuk skala pemelihraan hingga skala industri hasil perikanan.

Untuk skala perikanan besar atau skala industri hasil perikanan, menggunakan jenis pompa industri. Sedangkan untuk skala pemelihraan, umumnya menggunakan pompa akuarium dan pompa kolam ikan. Seperti dijelaskan dibawah ini atau bisa langsung laman tentang pompa air, yang lebih lengkap.

Pompa Air Perikanan

yang palaing umum dan sering digunakan adalah seperti dibawah ini

Jenis Air atau Cairan Fluida Pompa

Pompa dapat dibedakan juga berdasarkan air atau fluida cair yang akan digunakan sebagai fluida pengolahan pompa. Berikut di bawah ini beberapa diantaranya, :

Pompa Air

Pompa Air Kotor, Pompa air jenis ini dirancang khusus untuk mengolah air kotor / Air yang kotor, namun juga dapat berfungsi dengan baik jika difungsikan untuk air bersih.

Pompa jenis ini sering digunakan untuk pengolahan limbah, air buangan- sewage, dan air dengan karakter sejenis. Untuk Pompa jenis ini dengan kualitas yang lumayan baik pada umumnya menyertakan batasan maksimal partikel yang dapat ditoleransi.

Dikarenakan karakteristik air yang akan di olah, pompa ini sering juga dikenal dengan nama istilah, Pompa sewage, Pompa Limbah, Pompa limbah Cair, dan beberapa nama dan istilah lain.

Pompa jenis ini pada umumnya Berdasarkan Posisi Penempatan nya berjenis Pompa Submersible atau Semi Submersible.

Pompa Air Laut - Air Asin

Pompa Air Laut dan Pompa Air Asin, adalah pompa air yang dirancang untuk mengolah air laut – air asin atau air yang mengandung kadar garam.

Pompa Jenis ini cukup banyak tersedia di pasaran, namun umumnya berkapasitas cukup besar. Untuk Pompa air laut kapasitas kecil cukup terbatas ketersediannya dipasaran.

Untuk menyiasati hal tersebut kita bisa menggunakan jenis pompa lain. Misalkan seperti hal diatas ( faktor kapasitas ) bisa menggunakan pompa jenis lain, misalkan Pompa Bahan Kimia . Jadi kita bisa mengatur sesuai kebutuhan. Untuk menentukan alternatif lain, sesuaikan dengan tujuan penggunaan pompa dan karakter fluida cair yang akan diolah. Faktor mana atau apa yang menjadi motivasi harga ? bisa kunjungi laman Pompa Air.

Pompa Kimia

Pompa Berdasarkan jenis air. Secara umum pompa air dimaksudkan untuk mengolah air bersih ( dengan parameter air standart sesuai pengertian umum ). Jadi untuk mengolah air dengan parameter tertentu dibutuhkan pompa air jenis khusus. Berdasarkan Air yang akan dipakai atau akan diolah sebagai bahan kerja Pompa Air, diklasifikasikan menjadi banyak sekali. Hal tersebut dikarenakan banyak jenis pompa yang didesign khusus untuk mengolah berbagai macam jenis air ( cairan ). Misalkan air yang kotor, air berpasir, air mengandung lumpur dan pasir, bahan bakar seperti solar, hingga bahan kimia tertentu.

Klasifikasi Pompa untuk mengolah air dengan parameter tertentu, atau cairan tertentu diantranya adalah sebagai berikut.

Pompa Cairan Kental

Pompa Cairan Kental, adalah pompa yang juga dapat digolongkan pompa air, yang dibuat dengan rancangan khsusus untuk mengolah air / cairan kental atau cairan dengan vikositas tinggi. Oleh karenanya juga sering disebut pompa viskositas tinggi atau pompa cairan viskositas tinggi ada juga yang hanya menyebut dengan istilah pompa viskositas ( pompa air Viskositas )

Cairan Kental

Ada juga pompa yang termasuk dalam kelompok ini, yaitu pompa cairan setangah padat ( pompa setengah padat ), atau pompa Cairan Viskositas Sangat Tinggi. Contoh untuk pompa grease.

Pompa Kimia

Pompa Kimia, adalah Pompa sejenis Pompa Air yang dirancang untuk mengolah air yang mengandung bahan kimia atau bahan kimia murni tertentu. Oleh karenanya sering kali disebut Pompa Bahan Kimia.

Untuk kelempok produk ini, banyak sekali sub jenisnya, menyesuaikan dengan karakter bahan kimia yang hendak digunakan sebagai fluida cair yang hendak diolah. Misalkan untuk bahan yang mengandung asam atau acid tinggi disebut pompa asam atau pompa acid. Jadi untuk menentukan pilihan jenis produk dalam kelompok ini yang harus diperhatikan adalah karakteristik fluida olahan dengan spesifikasi pompa kimia haruslah sesuai.

Pompa ini secara umum berfungsi sebagai pemindah cairan. Untuk produk yang bertujuan untuk mencampurkan atau memompa bahan kimia dengan dosis atau volume tertentu dengan akuarasi yang relatif tinggi, dikategorikan sebagai dosing pump.

Dalam produk jenis ini, spesifikasi produk pompa haruslah diperhatikan secara seksama dengan mempertimbangkan obyek fluida olahan.

Pompa Lumpur Pompa Pasir. Pompa lumpur dan Pompa Pasir boleh dikatakan memiliki persamaan yang cukup dekat. Namun memiliki prinsip Kerja yang cukup berlawanan. Kedua jenis pompa ini masih dapat dikategorikan Pompa Air juga.

Pompa Lumpur

Pompa Pasir

Pompa Lumpur yang dimaksud disini adalah Pompa lumpur yang mememiliki kekentalan yang cukup tinggi. Jika hanya mengandung sedikit lumpur, pada umumnya dapat menggunakan jenis pompa air Kotor .

Pompa Lumpur pada umumnya dapat juga digunakan sebagai pompa pasir jika tujuan penggunaannya sebagai pompa transfer atau memindahkan air berpasir. Dan kandungan pasir tidak terlalu tinggi. Jika kandungan pasir cukup tinggi sebaiknya menggunakan Pompa Pasir.

Pompa Pasir

Pompa Pasir

Pompa pasir, adalah pompa air yang dirancang khsusus untuk mengolah air dengan kandungan pasir yang cukup tinggi. Untuk merek dan type tertentu mengklaim masih mampu mengolah air dengan kandungan pasir 50 % ( lima puluh persen ).

Yang membedakan pompa jenis ini dengan pompa lumpur adalah tujuan penggunaan. Pada umumnya penggunaan pompa jenis, terjadi pergeseran tujuan atau Fungsi Utama. Banyak pengguna pompa ini yang memenfaatkan design pompa ini untuk tujuan menambang pasir. Jadi terjadi pergeseran fungsi utama.

Sama hal nya seperti air yang hanya sedikit berlumpur, untuk air yang hanya sedikit berpasir atau bahkan sedikit ” berkerikil ” ( batu halus kecil ) masih lebuh efisien jika menggunakan pompa air kotor ( dirty water pump atau sewage water pump )

Pompa Solar

Pompa Solar adalah pompa sejenis Pompa Air yang dirancang dan didesign khusus untuk mengolah solar baik dari segi kekentalan larutan ( viskositas ) maupun dari sisi keamanan, karena sifat cairan yang mudah terbakar ( bahan bakar ).

Pompa jenis ini juga tersedia dalam banyak varian. Dari sisi sumber listik, ada tersedia sumber listri jenis AC ( arus dua arah – Bolak Balik ) maupun Listrik Jenis DC ( arus Searah ). Oleh karenanya muncul istilah Pompa Solar AC dan Pompa Solar DC.

Untuk jenis listrik DC umumnya digunakan karena sifatnya yang fleksibel karena bentuknya yang relatif kecil sehingga mudah dibawa kemana mana. Untuk jenis seperti dimaksud ini sering juga disebut Pompa Solar Portable . Yang jenis Portable juga tersedia dengan sumber listrik AC. Untuk pompa jenis ini juga bisa digunakan untuk beberapa jenis bahan kimia, untuk bahan kimia ada pompa khusus pompa bahan kimia.

Posisi Penempatan

Berdasarkan Posisi penempatan pompa atau peletakan pompa pada saat digunakan atau di operasionalkan dapat dikelompokkan menjadi tiga bagaian.

Pompa Air Multi stage-pompa atas

Pompa Atas, adalah Pompa Air dengan tenaga listrik yang dalam pemakaiannya diletakan diposisi diatas permukaan air. Atau diletakan didaerah kering, yang tidak terkena air. Jenis pompa air ini kebalikan dari pompa air Submersible atau sering disebut Pompa submersible. Dalam pengertian secara umum jenis pompa ini bagian motor listriknya tidak kedap air. Jadi jika terkena air akan menyebabkan konsleting ( hubungan pendek ) yang dapat meyebabkan kerusakan pada Pompa Air.

Pompa Semi Submersible

Pompa Semi Submersible, Pompa air ini merupakan gabungan antara pompa atas dan pompa submersible. Pompa ini bagaian kelistrikan diletakkan di atas permukaan air ( kering ) sedangkan bagaian impeller diletakkan di bawah permukaan air ( submersible ).

Hal tersebut dimaksudkan sebagai tujuan keamanan, misalkan Pompa Minyak. Bisa juga untuk tujuan kemudahan operasional untuk pompa air jenis media air khsusus seperti pompa pasir atau pompa lumpur

Pompa Air

Pompa Submersible, Pompa air tenaga listrik yang dalam pengoperasiannya diletakkan atau ditempatkan didalam air. Pompa Ini merupakan kebalikan dari Pompa Atas.

Karena dalam pemakaian atau penggunaannya dicelupkan dalam air banyak juga orang yang menyebut jenis pompa ini dengan istilah Pompa Air Celup atau Pompa Celup.

pompa apung - pompa terapung

Pompa Terapung, Pompa air jenis ini merupakan pompa yang difungsikan secara khusus, sedangkan berdasarkan penempatan pompa ini termasuk pompa atas ( seperti pada gambar ) namun ada juga yang jenis Pompa Submersible Sebenarnya berdasarkan jenis pompa ini sama hal nya dengan pompa yang menggunakan tenaga generator ( misalkan Pompa Sawah atau pompa sedot ) hanya saja sudah dilengkapi pelampung agar dapat terapung ( pompa terapung atau Pompa pung ). terlihat seperti pada gambar.

Ada juga pompa dalam sejenis ini yang menggunakan pompa submersible, yang digantungkan pada wahana pelambung seperti gambar. Bedanya hanya pada posisi pompa, pompa digantungkan pada wahana pelampung, sehingga namanya berubah menjadi pompa gantung ( pompa gantung submersible )

Posisi Impeller

Pompa Berdasarkan penempatan posisi impeller nya, dapat dibedakan menjadi Pompa Horisontal dan Pompa Vertikal.

Pompa Horisontal

Pompa Horisontal, jenis pompa air yang peletakan posisi impeller pompa air diletakkan atau diposiskan secara horisontal ( lurus ).

Pompa jenis ini merupakan kebalikan dari pompa Vertikal

Pompa Vertikal, Pompa air jenis ini adalah pompa air yang posisi impeller pompa nya diletakkan secara vertikal ( tegak lurus ). Pompa Vertikal merupakan istilah pompa air berdasarkan posisi impeller pompa air.

Pompa jenis ini merupakan kebalikan dari Pompa Horisontal

Jenis Seal

Untuk jenis seal Pompa dapat dibedakan menjadi dua jenis. Dan setiap jenis memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Pilihan terbaik adalah yang sesuai dengan kebutuhan kondisi serta karakteristik kebutuhan. untuk hal ini bisa di lihat pada laman Mechanical Seal Vs Glad Seal

Fungsi Prioritas Pompa

Yang dimakssud disini adalah, pompa berdsarakan tujuan prioritas pompa dimaksudkan sebagai pompa bertekanan ( pompa tekanan, titik berat kinerja pada tekanan ), Pompa Transfer ( titik pada volume ), Pompa Boster ( Pompa Dorong ) atau Pompa Akurasi Volume ( Dosing pump )

Pompa Boster

Pompa Booster, atau juga dikenal dengan nama Pompa Dorong. Karena pompa ini berfungsi untuk mendorong air atau menambah tekanan saja, tampa memiliki daya hisap atau daya sedot.

Pompa booster pada umumnya dilengkapi flow detector yang berfungsi mengaktifkan pompa ketika ada aliran air.

pompa dosing - dosing pump
pompa dosing - dosing pump

Pompa dosing, atau lebih dikenal dengan nama Dosing Pump, adalah sejenis pompa air yang dapat mengukur secara akurat volume yang dihasilkan. Degan akurasi hingga satuan CC ( seperseribu liter ) dalam sutuan waktu tertentu.

Pompa umumnya pompa ini digunakan untuk mempompa larutan bahan kimia tertentu, yang memerlukan akurasi tertentu. sehingga ada kalangan tertentu menamai pompa jenis ini dengan istilah pompa akurasi. Jika hanya sekedar untuk mempompa cairan kimia tertentu tampa memperhatikan output secara akurat dapat menggunakan pompa kimia.

Pompa ini umumnya digunakan sebagai Chemical Feeder pada proses Chemical Feeding dalam pengolahan air maupun pengolahan air limbah atau dikenal dengan istilah water treatment

Pompa Air Sawah
Pompa Sawah

Pompa Sedot, pompa air jenis ini adalah pompa air yang kinerjanya lebih mengutamakan pada fungsi hisap atau sedot. Sehingga banyak orang menyebut Pompa ini dengan nama pompa sedot atau pompa hisap .

Pompa jenis ini umumnya jenis pompa atas atau pompa semi submersible, atau pompa diesel seperti terlihat pada gambar.

Pompa Tekanan

Pompa Tekanan, jenis pompa air yang memprioritaskan kinerja pada pencapaian tekanan tertentu, sedangkan untuk hasil volume air menyesuaikan yang dihasilkan dari tekanan. Dalam bahasa sederhana pompa ini mengutamakan pencapaian tekanan.

Dikarenakan pompa jenis ini lebih memprioritaskan kinerja pada pencapaian tekanan yang relatif lebih besar dari pompa lainnya, sering kali pompa ini disebut pompa tekanan tinggi ( pompa air tekanan tinggi ). Pada umumnya pompa jenis ini digunakan untuk pencapaian ketinggian tertentu. Pompa jenis ini merupakan kebalikan dari Pompa Transfer.

Pompa Transfer, Pompa air yang dirancang untuk lebih mengutamakan pencapaian kemampuan untuk mencapaian hasil pada volume air yang besar, sedangkan faktor kekuatan tekanan diabaikan.

Pompa jenis ini merupakan kebalikan dari pompa tekanan. Pada jenis ini pada umumnya memiliki diameter dischage yang besar. Jika dilihat spesifikasi mempunyai daya dorong yang rendah / kecil ( pada umumnya pencapaian ketinggian maksimalnya rendah )

Daya listrik yang digunakan relatif kecil, tapi dapat menghasilkan volume air yang sangat besar. Banyak produsen menempelkan lebel ” POMPA HEMAT ENERGI ” pada pompa jenis ini. Banyak beredar dipasaran pompa ini sebenarnya bukan hemat energi sejati. JIka pembaca memerlukan pompa untuk memindahkan / mengalirkan air ke spot agak tinggi, pompa ini bukanlah pilihan.

Sebenarnya ada jenis pompa hemat energi, dengan menggunakan sistim lilitan tertentu pada dinamo motor, design impeller tertentu yang sesuai, bisa lebih meng efisienkan pemakaian energi, hingga beberapa puluh persen, Bukan ratusan persen. Tenaga listrik sangat berperan disini.

Batas Waktu Operasional

Yang dimaksudkan disini adalah waktu maksimal pompa dapat berkerja ( menyala ) sesuai dengan yang ditentukan oleh produsen – sesuai dengan kemampuan spesifikasi pompa

Pompa Air

Pompa continuous, adalah jenis pompa air yang dapat bekeraja secara terus menerus tampa berhenti selama 7/24. Yang dimaksud 7/24 adalah bekerja selama 7 hari dalam seminggu, 24 jam perhari, jadi terus menerus tampa jeda. Untuk jenis ini umumnya merupakan pompa submersible.

Yang perlu mendapat perhatian disini adalah tidak semua pompa submersible adalah jenis pompa Continuous. Ada banyak pompa submersible yang tidak dapat bekerja 7/24, jadi merupakan jenis pompa discontinuous ( kebalikan ). Pada umumnya spesifikasi produsen menyebutkan antara 12 -16 jam tergantung masing – masing brand / merek.

Yang hampir 100% dapat dipastikan termasuk dalam kelompok ini adalah pompa dengan penggerak impeller magnetic drive dengan jenis penempatan pompa submersible.

Pompa air domestik

Pompa Discontinuous, merupakan jenis pompa air yang tidak dapat menyala secara terus menerus. Masing – masing pompa ( tergantung, type, jenis dan merek ) memiliki batasan kemampuan waktu maksimal operasi ( menyala ) .

Pompa jenis ini merupakan kebalikan dari Pompa continuous. Untuk mengatasi batasan kemampuan operasional pompa, jika memerlukan jam operasional yang melebihi batas maksimal waktu operasional, dapat memakai sistem duplek ( menngunakan dua pompa yang berjalan secara bergantian ). Untuk hal – hal semacam ini tidak sulit dilakukan. Jika memang ada kendala bisa menghubungi terDESIGN untuk maslah water management system.

Pompa Untuk Tujuan Khusus

Yang dimaksud disini adalah pompa untuk keperluan khusus seperti telah didesign oleh produsen. Dalam bahasa sederhana Pompa ” Apa ” artinya pompa digunakan khusus untuk ” Apa “

Pompa Akuarium

Pompa Akuarium, Pompa air akuarium yang dimaksud jenis ini adalah pompa air untuk pemakaian pada akuarium. Pompa ini juga sering disebut pompa perikanan ( pompa bidang perikanan ) Ada banyak macam model pompa jenis ini yang di jual toko dipasaran. Pompa ini sistem maupun fungsi sangat mirip dengan pompa kolam ikan. Untuk pompa jenis ini bisa juga digunakan pada kolam ikan kecil atau kolam ikan mini.

Pompa ini umumnya jenis pompa air submersible, dengan sistem magnetic drive.

Power Head

Pompa Akuarium

Power head adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia akuarium. Istilah power head ini adalah salah satu jenis atau type pompa seperti terlihat pada gambar. Untuk Jenis yang seperti ini kurang cocok dan tidak sesuai digunakan untuk kolam ikan.

pompa dosing - dosing pump
pompa dosing - dosing pump

Pompa dosing, atau lebih dikenal dengan nama Dosing Pump, adalah sejenis pompa air yang dapat mengukur secara akurat volume yang dihasilkan. Degan akurasi hingga satuan CC ( seperseribu liter ) dalam sutuan waktu tertentu.

Pompa umumnya pompa ini digunakan untuk mempompa larutan bahan kimia tertentu, yang memerlukan akurasi tertentu. sehingga ada kalangan tertentu menamai pompa jenis ini dengan istilah pompa akurasi. Jika hanya sekedar untuk mempompa cairan kimia tertentu tampa memperhatikan output secara akurat dapat menggunakan pompa kimia.

Pompa ini umumnya digunakan sebagai Chemical Feeder pada proses Chemical Feeding dalam pengolahan air maupun pengolahan air limbah atau dikenal dengan istilah water treatment

Pompa Kolam Ikan

Pompa Kolam Ikan, Jenis pompa air untuk penggunaan khusus pada kolam ikan. Ada banyak macam, type dan jenis untuk pompa ini. Produk jenis seperti ini banyak digunakan pada sektor perikanan, jadi ada yang menyebut dengan pompa kolam perikanan

Pompa kolam umumnya berjenis pompa submersible karena harus terus beroperasi selama 24 jam tampa henti ( pompa continuous ), dan menggunakan penggerak magnetic drive .

Sistem Magnetic drive, adalah jenis pompa paling sesuai untuk penggunaan pada penggunaan dalam hal ini, bila ditinjau dari sisi keamanan dan keselamatan. Sistem ini mengisolasi total sistem kelistrikan sebagai penggerak impeller. lebih jelas tentang pengertian Magnetic drive bisa di lihat pada laman Pompa Air Magnetic drive

Pompa kolam sangat mirip dengan dengan pompa akuarium. Untuk kolam kecil atau kolam mini bisa juga menggunkan pompa akuarium kapasitas besar selain yang ber type power head.

Persyaratan pompa untuk kolam ideal, diantaranya sebagai berikut :

  1. Jenis Pompa Continuous, paling ideal yang menggunakan system magnetic drive
  2. Untuk Pompa kolam ikan koi, setidaknya harus mampu mengosongkan air dalam waktu satu jam, jadi diharapkan dapat meresirkulasi air minimal 20-24 kali dalam 24 jam.
  3. Terkait pada point ( 2 ), untuk kolam ikan koi, pedoman sederhana Q.max pompa minimal sama dengan volume air kolam, dengan mempempertimbangkan design kolam, dalam hal ini terkait dengan H.max , dan lain -lain ( performace chart )
  4. sehubungan dengan point ( 2 ) dan ( 3 ) yang perlu menjadi pertimbangan adalah Discharge Pompa
  5. Untuk kolam budidaya perikanan, tergantung grand design kolam, dengan mempertimbangkan kepadatan hunian, selain sistem aliran terbuka atau aliran tertutup.
  6. Design Sistim Filtrasi yang digunakan juga harus menjadi pertimbangan.

Pompa Kolam Renang

Pompa Kolam Renang, jenis pompa air untuk tujuan khusus penggunaan untuk kolam renang. Pompa kolam renang umumnya jenis pompa atas bukan pompa submersible.

Pompa jenis ini pada harus memenuhi unsur keamanan dan keselamatan sebagai faktor utama. Disamping itu pompa ini harus dapat tahan terhadap beberapa bahan kimia. Mengapa demikian hal ini terkait dengan sistem pengeloaan air kolam renang yang menggunakan bahan kimia sebagai agen pembersih. Untuk lebih jelas terkait masalah ini bisa kunjungi laman Filter Kolam Renang.

Pompa Dragon

Manual

Pompa Dragon

Pompa Sumur, adalah Alat atau perangkat yang digunakan untuk tujuan menaikan / memompa air dari dalam lubang didalam tanah keatas Permukaan Tanah.

Sejalan dengan perkembangan jaman, di awali dengan menimba air dilubang sumur dengan menggunakan tali. Kemudian muncul sebuah pompa yang cukup fenomenal pada jamannya, pompa tuas dengan sistem klep / katup seperti gambar diatas. Bahkan dibeberapa daerah yang tidak ada aliran listrik pompa jenis ini masih digunakan pada saat artikel ini ditulis. Pompa Air ini tergolong jenis Pompa Air Manual.

Tenaga Listrik

Kemudian Muncul Pompa Sumur dengan tenaga listrik, pompa ini adalah pompa air yang memiliki populasi terbanyak, paling sering dipakai di rumah tangga sebagai pompa sumur. Oleh karena hal tersebut Pompa ini juga dikenal dengan istilah Pompa Domestik.

Untuk mengakomodasi keperluan untuk sumur yang dalam kemudian muncul istilah pompa sumur dalam atau Pompa Deepwell ( deepwell pump ). Yang membedakan secara kasat mata antara keduanya adalah, adanya tabung udara yang cukup besar pada bagain atas atau samping untuk jenis pompa sumur dalam.

Sesuai dengan perkembangan tehnologi muncul pompa deep well yang berjenis pompa submersible . Dan disebut dengan Pompa Deepwell Submersible yang dapat mengakomodasi total head hingga ratusan meter

Pompa Sumur Dalam – DeepWell Pump

Pompa Deepwell Submersible

Pompa Sumur Dalam, atau lebih dikenal dengan nama pompa deep well ( deep well pump ). Adalah jenis pompa air yang dirancang untuk digunakan mempompa air dari sumur air yang dalam.

Pompa ini digunakan baik di pada skala rumah tangga ( pompa domestik ) hingga skala industrial ( pompa industri )

Ada dua jenis pompa deep well yang umum tersedia dipasaran berdasarkan posisi penempatan nya yakni Pompa Atas dan Pompa Submersible

Pompa Deep Weel

Pompa air sumur dalam

Pompa Deep well, pompa air deep well jenis pompa atas, ini cukup efektif untuk digunakan pada sumur yang cukup dalam, dalam artian tidak terlalu dalam sekali. Sebagai gambaran mungkin hanya efektif untuk kedalaman kurang lebih 30-40 meter. Memang ada merek tertentu yang mempunyai kapasitas lebih. kondisi sumur juga memegang peranan penting. Untuk sumur yang lebih dalam lebih efektif menggunakan jenis Deep Well Submersible, dari segi tehnis dengan mengabaikan sisi ekonomis.

Pompa Deep Well Submersible

Pompa Air Deepwell submersible

Deep Well Submersible pump, adalah jenis pompa air untuk sumur dalam yang dalam penggunaan nya pompa diletakkan ke dalam sumur. Pompa ini pada terdiri dari dua bagaian utama, bagian pompa dan bagian motor pompa. Kedua bagian tersebut disambungkan menjadi satu kesatuan seperti tampak pada gambar atas. Gambar bagian pompa seperti pada gambar samping.

Kelebihan pompa ini terletak pada sisi fleksibelitas dalam pengaturan kapasitas pompa. Jadi kapasitas pompa bisa diatur dengan mudah dengan cara menggabungkan pilihan Bagian Pompa Dan Bagian Motor yang umumnya dijual dengan harga terpisah.

Tersedia banyak pilihan varian. Baik dari sisi ukuran diameter mulai 3″ hingga 8″ yang umum tersedia di pasaran , bahkan belakangan ini tersedia ukuran dibawah 3″ dengan bahan sejenis plastik.

pilihan motor penggerak yang variatif sehingga mudah untuk custumized kapasitas pompa, baik dari sisi volume maupun daya tekanan, mulai dari sumur belasan meter hingga diatas 100 meter.

Disamping hal tersebut untuk beberapa brand ternama juga menyediakan bebarapa variant berdasarkan jenis air yang akan diolah. misalkan air berpasir dan lain lain.

Istilah Lain Nama Jenis Pompa

Pompa Centrifugal, jenis pompa air yang dalam sistem operasinya dalam menggerakkan ( mempompa/ memompa ) air, menggunakan prinsip – prinsip gaya centrifugal ( sistem centrifugal ) hal ini terkait dengan sistem impeller pompa

Pompa Air
Pompa Air discarge
Pompa Air Multi stage-pompa atas

Pompa multi stage, adalah jenis pompa air yang memiliki impeller lebih dari satu. Hal itu dimaksudkan untuk menambah kekuatan tekanan. Pompa jenis ini merupakan kelompok pompa tekanan.

Pompa sejenis ini tersedia type pompa atas seperti pada gambar, dan juga tersedia jenis pompa sumbersible.

Yang dapat dipastikan termasuk dalam kelompok ini adalah pompa deep weel submersible. Karena pompa ini ada yang dirancang untuk total head diatas 100 meter.

Pompa Air Deepwell submersible

Pompa Akuarium

Pompa Perikanan, adalah jenis pompa air yang umumnya digunakan pada bidang perikanan. Pompa air adalah komponen yang sangat penting dibidang perikanan selain pompa udara atau aerator.

Banyak sekali pompa yang digunakan dalam bidang perikanan. Untuk skala pemelihraan hingga skala industri hasil perikanan.

Untuk skala perikanan besar atau skala industri hasil perikanan, menggunakan jenis pompa industri. Sedangkan untuk skala pemelihraan, umumnya menggunakan pompa akuarium dan pompa kolam ikan. Seperti dijelaskan dibawah ini atau bisa langsung laman tentang pompa air, yang lebih lengkap.

Pompa Air Perikanan

yang palaing umum dan sering digunakan adalah seperti dibawah ini

Istilah Yang Sering Digunakan

Pompa Air discarge

Discharge, istilah dalam dunia pompa air, yang berarti saluran keluar air dari badan pompa. dischage ini kebalikan atau lawan suction

untuk istilah lainnya bisa dilihat pada laman Istilah dalam pompa air

hmax ketinggian maksimal

H.operasional, atau H operasional, istilah yang sering digunakan dalam brosur spesifikasi pompa air. H.opersional adalah kependekan dari Hight Operasional, artinya ketinggian air maksimal yang dapat dihasilkan pompa pada posisi vertikal dengan saluran output yang sama dengan dischage pompa dan Suction Pompa, pada saat opersional.

Pada umumnya ini sering ada pada kelompok Pompa Atas . Hal ini perlu dikarenakan pada pompa jenis ini, ada juga spesifikasi daya sedot maksimal / daya hisap maksimal Dan Ketinggian Maksimal. Jadi H operasional bisa juga diartikan Penjumlahan antara daya hisap dan daya dorong .

Untuk masalah penjumlahan di atas tidak berarti dapat dijumlahkan semata-mata seperti penjumlahan matematika. Karena ada koefisien sendiri untuk masing – masing pompa. Pada umunya tiap merek atau jenis pompa akan berbeda – beda cari menghitungnya. Pada umumnya untuk pompa yang ” berharga ” menyertakan performance chart, performance grafic atau Perfomance Curves . Hal ini bisa di lihat pada bagian tersebut.

Lebih jelas masalah ini bisa di lihat pada laman grafic performance atau lebih lengkap di Istilah Dalam Pompa Air .

hmax ketinggian maksimal

Hmax, atau H.Max adalah istilah yang sering digunakan dalam brosur spesifikasi pompa air. H.max adalah kependekan dari Hight Maximum. Artinya ketinggian maksimal air yang dapat dihasilkan pompa pada posisi vertikal dengan saluran output yang sama dengan dischage pompa.

Contoh : H.max 8 meter . Artinya pompa tersebut mampu mencapai ketinggian maksimal 8 meter. Jika digunakan vertikal tampa faktor hambatan dengan saluran sama dengan standart dischage

untuk istilah lainnya bisa dilihat pada laman Istilah dalam pompa air

Impeller pompa air

Impeller Pompa Air, komponen atau bagaian dari pompa air yang berfungsi untuk menggerakkan air pada Pompa Air, komponen ini digerakkan oleh motor listrik yang berputar.

Untuk komponen atau spare part pompa air ini, memegang peranan penting untuk menentukan kinerja pompa air. Ada banyak jenis untuk komponen ini berdasarkan beberapa faktor penentu.

Jenis impeller berdasarkan design ” bilah ” impeller, dibedakan menjadi, :

Open Impeller

Open Impeller

Closed Impeller

Closed Impeller

Semi Open Impeller

Semi Open impeller

Impeller Plastik

impeller plastik

Pada awalnya ( dan umumnya ) Impeller terbuat dari bahan jenis logam, kemudian ada yang terbuat dari bahan pastik ( disebut impeller plastik ) atau bahan jenis lainnya untuk tujuan dan fungsi tertentu.

Fleksibel impeller

Misalkan Fleksibel Impeller, jenis design ini dibuat agar bisa fleksibel ( lentur ) yang tidak mungkin dibuat dari bahan logam. Untuk jenis ini sering juga dipakai untuk pompa cairan kental, pompa bahan kimia, dan lainnya.

Design Model impeller

Aneka Ragam model type impeller

Ada banyak jenis model atau design impeller pompa air tergantung tujuan atau fungsi kinerja yang akan dihasilkan oleh pompa. diantaranya seperti gambar

Fungsi Khusus Impeller

Banyak impeller yang dirancang untuk memiliki fungsi tambahan khusus selain fungsi khusus sebagai penggerak air. seperti Slice impeller atau Cutting Impeller.

Slice Impeller – Cutting Impeller

Impeller ini selain fungsi utamanya sebagai penggerak air, impeller jenis ini juga mendapat tugas fungsi utama sebagai pengiris atau slice ( slice impeller ) dan fungsi sebagai pemotong atau cutting ( cutting impeller ).

Impeller jenis ini sering digunakan di pompa air kotor dalam pengolahan limbah.

untuk istilah lainnya bisa dilihat pada laman Istilah dalam pompa air

IP Class Protection ( Peringkat IP ),

IP Code ( Ingress Protection Code ) atau juga dikenal dengan International Protection Code, adalah code tingkatan proteksi terhadap pembungkus Mekanis ( Mechanical casings ) Dan Pengamanan Pembungkus kelistrikan dari gangguan keamanan terhadap kecelakaan atau ketidak sengajaan kontak, debu dan air, terhadap komponen berbahaya seperti, kelistrikan, komponen bergerak dan lain -lain terhadap benda asing, kotoran dan kelembaban dan sebagainya.

Cara Baca

Contoh :

IP 65 K

Secara umum kode IP adalah dua angka nominal, terkadang ada Kode Tambahan

  • Digit pertama I ( angka 6 ), menunjukkan perlindungan pembungkus mekanis terhadap benda padat
  • Digit Kedua II ( angka 5 ) , menunjukkan perlindungan pembungkus mekanis terhadap benda cair
  • Huruf ( huruf F ) kode tambahan
  • Jika salah satu angka ( 6 atau 5 ) diganti dengan ” X ” dapat diartikan bahawa tidak Keterangan ( belum di uji ) untuk kode tersebut.Contoh IP 6X
  • angka 0 = tidak ada perlindungan

Kode Digit I

LevelEfektif Terlindungi Dari
1Terlindungi dari benda padat > 50mm
2Terlindungi dari benda padat > 12.5mm
3Terlindungi dari benda padat > 2.5mm
4Terlindungi dari benda padat > 1mm
5Terlindungi dari masuknya debu dapat ditoleransi pada interface statis perangkat
6Benar-benar terlindung dari debu

Kode Digit II

LevelGanguan ProteksiEfektivitasdetail kondisi pengujian
1Air yang menetesAir yang menetes (tetesan yang jatuh secara vertikal) tidak akan memiliki efek berbahaya pada spesimen ketika dipasang pada posisi tegak lurus dalam keadaan diputar pada kecepatan 1 RPMDurasi tes: 10 menit, Air setara dengan 1 mm (0,039 in) curah hujan per meni
2Air yang menetes secara vertikal dengan kemiringan 15 derajat kemiringanAir yang menetes secara vertikal tidak akan memiliki efek berbahaya ketika selungkup dimiringkan pada sudut 15 derajat kemiringan,
Total empat posisi diuji dalam dua sumbu.
Durasi tes: 2,5 menit untuk setiap arah kemiringan (total 10 menit)
3semprotan airTerlindungi dari semprotan air langsung hingga 60 derajat kemiringan dari vertikalDurasi pengujian: 1 menit per M2, setidaknya selama 5 menit.
Volume air: 10 liter per menit (0,037 impgal / dtk)
Tekanan: 50–150 kPa (7,3–21,8 psi)
4percikan air dari segala arahTerlindungi dari percikan air dari segala arah, masuknya terbatas yang ditoleransi dan tidak menimbulkan efek kerusakanTabung Tertutup: Durasi uji: 10 menit, atau semprotan nozzle (sama dengan semprotan air IPX3 dengan pelindung dilepas
5semprotan air tekanan rendahDilindungi dari semprotan air tekanan rendah dari segala arah, masuknya terbatas yang ditoleransi dan tidak menimbulkan efek kerusakanDurasi tes: 1 menit per meter persegi setidaknya selama 3 menit
Volume air: 12,5 liter per menit Tekanan: 30 kPa (4,4 psi) pada jarak 3 meter (9,8 kaki)
6Semprotan Air Tekanan TinggiTerlindungi dari semburan tekanan tinggi, masuknya terbatas yang ditoleransi dan tidak menimbulkan efek kerusakanDurasi tes: 1 menit per meter persegi setidaknya selama 3 menit
Volume air: 100 liter per menit (0,37 impgal / s)
Tekanan: 100 kPa (15 psi) pada jarak 3 meter (9,8 kaki)
6KSemprotan air tekanan tinggi yang ditingkatkanAir yang diproyeksikan dalam semburan kuat (6,3 mm (0,25 in) nozzle) terhadap casing dari segala arah,
di bawah tekanan tinggi, tidak akan memiliki efek berbahaya. Ditemukan di DIN 40050, dan bukan IEC 60529
Durasi tes: setidaknya 3 menit
Volume air: 75 liter per menit (0,27 impgal / s)
Tekanan: 1.000 kPa (150 psi) pada jarak 3 meter (9,8 kaki)
7pencelupan, hingga kedalaman 1 meterKemacetan air dalam jumlah yang berbahaya tidak akan mungkin terjadi jika casing direndam dalam air dalam kondisi tekanan dan
waktu yang ditentukan
Durasi tes: 30 menit. Diuji dengan titik terendah casing 1.000 mm (39 in) di bawah permukaan air,
atau titik tertinggi 150 mm (5,9 in) di bawah permukaan, mana yang lebih dalam
8Perendaman, kedalaman 1 meterPeralatan ini cocok untuk perendaman kontinu dalam air dalam kondisi yang harus ditentukan oleh pabrikan.
Namun, dengan jenis peralatan tertentu, itu bisa berarti bahwa air dapat masuk tetapi hanya sedemikian rupa sehingga tidak
menghasilkan efek berbahaya. Kedalaman dan durasi pengujian diharapkan lebih besar dari persyaratan untuk IPx7,
dan efek lingkungan lainnya dapat ditambahkan, seperti siklus suhu sebelum perendaman
Durasi uji: kesepakatan dengan produsen
Kedalaman yang ditentukan oleh pabrikan, umumnya hingga 3 meter (9,8 kaki)
9KSemprotan air tekanan tinggi dengan temperatur tinggiSpesimen yang lebih kecil berputar perlahan di atas meja putar, dari 4 sudut tertentu. Spesimen yang lebih besar
dipasang pada posisi yang dimaksud saat digunakan, tidak diperlukan meja putar, dan diuji secara langsung selama minimal
3 menit pada jarak 0,15-0,2 meter (5,9 in – 7,9 in).
Tes ini diidentifikasi sebagai IPx9 di IEC 60529
Durasi tes: Fixture: 30 detik. di masing-masing 4 sudut (total 2 mnt), Freehand: 1 mnt / m2, 3 mnt. minimum

kode Tambahan

Kode
CPerlindungan terhadap akses dengan alat
DKawat
FTahan minyak
MPerangkat bergerak selama tes air
SPerangkat berdiri diam selama tes air
WKondisi cuaca

DIN 40050-9 memperluas sistem peringkat IEC 60529 yang lebih baru dengan peringkat IP69K untuk aplikasi pencucian bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi

Kandang yang sesuai dengan ISO 20653: 2013 harus tidak hanya anti debu (IP6X), tetapi juga mampu menahan tekanan tinggi dan pembersihan uap.

untuk istilah lainnya bisa dilihat pada laman Istilah dalam pompa air

Magnetic Drive, adalah istilah dalam Pompa air, menyangkut sistem impeller. Pada sebuah pompa Air pada umumnya, impeller digerakkan oleh sebuah motor. Motor ini berfungsi untuk menggerakkan Poros ( as ) impeller, sehingga pompa bisa menjalankan fungsinya. otor pompa air terdiri dari dua komponen utama, yakni kumparan dan magnet. Bagian Motor ini umumnya terisolasi dengan baik agar tidak terkena air karena tersambung dengan Aliran Listrik. Bahkan Pada pompa air Submersible dibuat kedap air.

Berbeda dengan Pompa air dengan sistem ini. Pada pompa jenis ini, yang berada dalam motor hanya kumparan listrik saja. Sedangkat bagian Magnet diletakkan dibagian luar dari motor, melekat pada poros dan impeller ikut berputar. Oleh karena itu disebut magnetic drive ( men drive magnet )

untuk istilah lainnya bisa dilihat pada laman Istilah dalam pompa air

mechanical seal

Mechanical Seal – Glad Seal, untuk lebih memahami hal tersebut kita pisahkan dua pengertian seal. Seal adalah bahan atau piranti yang menghubungkan bagaian yang diam ( stasioner ) dan bagaian yang berputar ( rotary ).

Dalam pompa air, seal ini terletak antara body ( atau casing ) dengan bagian as putar, yang berfungsi sebagai semacam penutup atau “penyumbat” kebocoran diantara kedua bagian diatas.

Glad Packing

Sama dengan pengertian secara umum, seal atau sering disebut packing. Sistem Glad Seal lebih sering disebut dengan Glad Packing. Untuk yang satu ini sama dengan gambaran sistem seal secara umum.

Bahan yang digunakan umumnya bahan yang ” relatif lunak ” sehingga menjadi jaminan tidak bocor.

Mechanical Seal

Mechanical seal, suatu sistem penyekat / penyumbat yang terbuat dari bahan yang ” relatif keras “. Sehingga disebut mechanical seal. Bahan seal sejenis ini umumnya menggunakan sejenis komposit tertentu, yang sering digunakan adalah keramik dengan kombinasi komposit lain. Pada umumnya seal jenis ini dibuah menjadi dua bagaian untuk masing bagaian, untuk memudahkan pemasangan.

Ciri khas sistem seal ini adalah adanya semacam ” kebocoran ” . Kebocoran ini difungsikan sebagai pelumasan dan sistem pendingin. Pada kondisi tidak operasional ada kalanya terlihat menetes, sehingga seolah olah terlihat seperti bocor.

Kedua Seal masing – masing memiliki kekurangan dan kelebihan dan sering kali berlawanan. Sebagai contoh dalam hal pompa air atau Pompa Kimia, untuk digunakan pada fluida air penggunaan dalam ruangan, glad packing mungkin lebih unggul.

Namun pompa kimia dengan bahan olahan fluida bahan kimia tertentu, Mechanical Seal lebih unggul, karena tahan terhadap fluida yang diolah. Jika menggunkan Glad Packing mungkin akan rusak.

Pilihan terbaik diantara Mechanical Seal – Glad Seal ( glad packing ) adalah menyesuaikan kondisi, kebutuhan, karakteristik bahan yang akan diolah.

untuk istilah lainnya bisa dilihat pada laman Istilah dalam pompa air

Chart Performace atau Grafic Performace, adalah istilah yang sering digunakan dalam spesifikasi pompa air. Pada umumnya dicantumkan dalam brosur atau kemasan pompa air.

Contoh pada gambar pada titik yang di lingkari warna biru. Dapat diartikan pompa mempunyai kemampuan menghasilkan volume air sebesar 12 m3 ( 12.000 liter ) pada ketinggian 6 meter.

untuk istilah lainnya bisa dilihat pada laman Istilah dalam pompa air

Qmax atau Q.max ( Quantity Maximal ) adalah istilah yang sering digunakan dalam brosur spesifikasi pompa air. Artinya Volume maksimal air yang dapat dihasilkan pompa pada posisi tepat dengan saluran output ( dischage pompa ).

Contoh : Q.max 8m3 / H. artinya pompa air dapat menghasilkan volume sebesar 8 kubik ( 8.000 liter, H = hour = jam ) tepat pada bibir dischage pompa per jam ( tiap jam ).

Pengujian Qmax, secara mudah dapat menggunakan flowmeter. Untuk cara manual dengan menggunakan stopwach dan gelas ukur untuk menghitung volume.

Hasil output pada penggunaan akan dipengaruhi oleh sumber arus listrik, ukuran pipa saluran , ketinggian operasional, faktor hambatan, dan hal – hal lain. Untuk hasil berdasarkan ketinggian operasional ( H operasional ) saja pada umumnya dapat dilihat pada Performace Chart atau curva performace

untuk istilah lainnya bisa dilihat pada laman Istilah dalam pompa air

Pompa Air suction

Suction, istilah dalam dunia pompa air, yang berarti saluran air masuk ke badan pompa air. Dalam hal pompa air ini merupakan lawan atau kebalikan dari discharge

untuk istilah lainnya bisa dilihat pada laman Istilah dalam pompa air

Hal Terkait Pompa Air

Pompa Kolam Ikan
Pompa Kolam Renang
Pompa Tekanan

Pompa Kolam, Pompa air kolam yang dimaksud adalah pompa air untuk kolam. Untuk menentukan pilihan produk pompa yang ideal dan sesuai kebutuhan kita harus memahami terlebih dahulu kolam apa yang dimaksud. Seperti dibawah ini :

Seperti Jenis Pompa Air Kolam berikut ini

Pompa Kolam Ikan
Pompa Kolam Renang
Pompa Horisontal

Pompa Kolam Hias, Untuk pompa air kolam hias tidak tersedia secara khusus. Dalam menentukan pompa air kolam jenis ini. Kita harus memahami dulu karakter kolam yang dimaksud.

Sebagai contoh kolam hias yang dimaksud disini seperti, Water fountain, water wall, taman air, water fall buatan ( air terjun buatan ) dan lain lain.

Agar lebih memahami hal ini sebaiknya kita harus padam dulu apa yang dimaksud dengan kolam hias. Untuk memahami hal ini bisa dilihat pada Laman Kolam Hias Vs Kolam Ikan Hias.

Untuk jenis kolam ini dapat menggunakan alternatif pilihan :

Untuk menentukan pilihan pompa untuk kolam hias ada bebarapa yang harus dipastikan terlebih dahulu karakter kolam hias seperti dimaksud.

  • Apakah Kolam Hias harus ada Sistem Life Support ( menunjang kehidupan ikan atau keselamatan manusia )
  • Sistem Filter Operasional filter Air ( ada atau tidak, dan sistem apa yang digunakan )
  • dan lain lain

Untuk berkaitan dengan masalah life support dan filter air, bisa kunjungi laman Beda filter kolam renang dan Filter Kolam Ikan sebagai referensi.