Pompa Listrik

Pompa Air industri besar

Pompa Listrik, Pompa air yang menggunakan tenaga listrik sebagai tenaga penggerak Pompa . Tenaga listrik disalurkan ke motor listrik yang berfungsi sebagai penggerak impeller pompa yang bertugas untuk menggerakkan air.

Jenis Arus listrik yang digunakan adalah jenis DC ( arus searah ) maupun AC ( arus bolak – balik / dua arah), sehingga muncul istilah Pompa Air DC ( Pompa DC ). Karena sering kali dan pada umunmya orang beranggapan bahwa pompa memakai arus AC ( Jenis ini paling banyak tersedia dipasaran ). Sedangkan Pompa DC jarang atau kurang begitu banyak alternatif yang tersedia dipasaran, biasa digunakan pada Pompa Solar atau Pompa Kimia atau produk portable

Yang juga termasuk kelompok Pompa Air ini, diantaranya adalah sebagai berikut :

Pompa Air Sawah
  • Pompa Sawah ( Pompa Air sawah )
  • Pompa Tenaga Solar
  • Pompa Tenaga Bensin
  • Pompa tenaga Matahari / Pompa tenaga Surya
  • dan lain lain

Pompa Air Sawah atau sering disebut Pompa Sawah, ( pompa air yang sering digunakan untuk mengatur pengairan disawah ) adalah jenis pompa yang digerakkan oleh tenaga listrik yang dihasilkan oleh generator listrik. Generator Listrik ini digerakkan oleh motor yang menggunakan bahan bakar Solar ( sehingga disebut Pompa Air Diesel atau Pompa Air tenaga Diesel ). Jika generator listrik digerakkan oleh Motor yang menggunakan bensin maka pompa disebut sebagai Pompa Tenaga Bensin.

Pompa Tenaga Matahari – Pompa Tenaga Surya

Pompa Air Tenaga Matahari

Pompa jenis ini juga termasuk dalam kelompok ini. Karena pada dasarnya pompa tenaga surya / pompa tenaga matahari, digerakkan oleh tenaga listrik. Hanya saja tenaga listrik yang digunakan untuk menggerakan pompa berasal dari Solar Sell atau Panel Surya. Solar sell atau Panel Surya menangkap sinar matahari dan merubah menjadi energi listrik melalui inverter.

Oleh karena hal tersebut diatas orang banyak menyebut Pompa air tenaga surya atau Pompa air tenaga matahari.

Sebenarnya secara sistem, fisik, dan lain – lain pompa jenis ini sama dengan pompa pada umumnya. Tidak ada perbedaan, dalam bahasa sederhana yang beda hanya kabel pompa disambungkan kemana.