Bio Honey Comb

Bio Honey Comb, atau sering dikenal dengan sebutan media honey Comb saja, atau sering disebut juga media filter sarang tawon

Bio Honey Comb, adalah media filter untuk media bagi sistem filter air untuk menjalankan fungsi nya. Adapaun fungsi yang dimaksud adalah sistem biologi yang merupakan salah satu jenis sistem operasional filter air. Berbentuk seperti sarang tawon / sarang lebah ( honey comb ).

Media Jenis ini termasuk media filter jenis awal, banyak digunakan para pemain lama. Media ini menurut pengalaman penulis sebagai media filter biologi sistem kurang efektif dibanding media filter jenis biologi lainnya. seperti bio ball, bio spon, dan lainnya

Kelebihan Dan Kekurangan Honey Comb

Kelebihan media filter ini hanya sesuai untuk metode pengolahan air atau air limbah yang menggunakan metode kogulasi, memang cukup efektif untuk ” penadah hasil koogulan “.cukup efektif. Penggunaan jenis ini sering diperlukan pada proses pengolahan limbah yang menggunakan multi stage proses, sebagai media filter biologi sekunder.

Sebagai media filter biologi utama, jenis media filter ini kurang efektif. Baik dari sisi kinerja maupun dalam Pengaturan dalam sistem. Demikian juga dari sisi pengerjaan pemasangan, ( hal ini akan terasa sekali untuk ” sistem Besar ” atau kapasitas besar ) dalam kubikasi besar kadang mencapai puluhan kubik.

Faktor utama lain adalah faktor penempatan ruang yang kurang efektif. Pengaturan penempatan yang harus mempertimbangkan faktor arus flow median, yang harus tepat, media ini juga mempunyai faktor hambatan tinggi. Dan sering bermasalah untuk media filter dalam ” sistem yang berat ” seperti ipal industri yang banyak mengandung unsur ” pengental “.

Selain dari sisi luas permukaan dalam satuan volume, yang tidak lebih baik dari jenis media filter sejenis misalkan bio ball bola atau jenis bio ball khusus seperti BOLANO.