Biologi

Biologi, operasional sistem filter air biologi, bekerja dengan memanfaatkan kerja dari mikrooranisme yang tubuh dalam filter. Pada umumnnya ada 2 sistem yang umum dijalankan pada sistem ini yakni sistem Aerob dan Non Aerob

Aerob dan Non Aerob

Sistem Aerob

Pada sistem aerob, yang ditujukan adalah ” memperkerjakan “ bakteri – bakteri dari jenis bakteri aerob, yakni bakteri yang hidupnya memerlukan oksigen yang cukup untuk dapat bekerja dan berkembang

Sistem Non Aerob

sistem non aerob kebalikan dari sistem aerob. sistem ini ” memperkerjakan “ bakteri – bakteri dari jenis bakteri NON aerob, yakni bakteri yang dapat hidup dan berkembang dengan kondisi minim oksigen bahkan mendekati nol.

Tiap – tiap jenis bakteri mempunyai fungsi dan tujuan tertentu tergantung jenis dan peruntakan sistem filter yang kita buat. Untuk jenis – jenis bakteri dimaksud bisa di ketahui pada bidang mikro biologi. Salah satu contoh produk jenis ini adalah Gesund Biotika .

Media Filter

Untuk operasional sistem filter air dengan sistem biologi, pemilihan media filter mememang peranan paling penting setelah rancangan infrastruktur sistem biologi.

Untuk sistem biologi murni media filter terbaik adalah media filter yang memiliki luas permukaan terbanyak adalah yang terbaik, itu adalah harga mati, dan tidak dapat ditawar.

Contoh media filter biologi antara lain, bioball, bioblox, sarang tawon, dan lain – lain.

Untuk sistem aerob, sistem aerasi memegang peranan yang penting untuk meningkatkan hasil yang dicapai.

tu be kontinyu

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air