Reverse Osmosis

Reverse Osmosis, sistem Reverse Osmosis ( osmosis terbalik ), adalah sistem operasional dasar filtrer air yang menggunakan sistem osmosis yang dibalik. Osmosis adalah proses perpindahan partikel melalui membran semipermeabel. Dikarenakan sistem osmosis memerlukan waktu yang cukup lama prosesnya, maka proses tersebut dibalik dengan memberikan tekanan pada salah satu sisinya. Oleh karenanya disebut sistem osmosis terbalik.

Sebenarnya sistem filter air ini mirip atau bahkan sama persis dengan sistem fisik yang menggunakan membran sebagai media filter dalam sistem Filter Air. Yang mana membran ini mempunyai karakter yang istimewa. Pada Awalnya terbuat dari usus binatang, namun sekarang sudah dibuat secara sintetis.

Sistem ini akan menghasilkan air yang murni karena hanya partikel air yang dapat melewati membran. Jadi Misalkan air laut dengan sistem ini yang bisa melewati membran hanya molekul air, sedangkan molekul garam tidak, sehingga menghasilkan air tawar murni.

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

Settlement Sendimentation

Settlement sendimentation, merupakan sistem operasional filter air pengembangan dari sistem dasar sendimentation. Sistem ini dikembangkan DeepBlue dan banyak di aplikasikan pada banyak produk filter brand DeepBlue dan BlueHand

Sendimentation

Sendimentation, dalam terjemahan bebas dapat di artikan pengendapan, merupakan sistem dasar dalam filtrasi yang sudah banyak digunakan sejak lama, dalam pengolahan air dan pengolahan limbah.

Sistem kerja dari sendimentation ini cukup sederhana. Influent di tampung dalam wadah ( basin ) dibiarkan tampa perlakuan khusus, dalam waktu tertentu ada pemisahan zat yang terkandung berdasarkan berat jenis. Zat dengan berat jenis terbesar berada di bawah dan seterusnya hingga terendah dibagian atas. Setelah proses ini terbentuk ( endapan / sendimentation ) kemudian diambil bagian endapan mana yang akan digunakan. Kelemahan sistem ini memerlukan waktu yang relatif cukup lama dalam prosesnya.

Settlement Sendimentation

settlement sendimentation, adalah sistem operasional filter yang dikembangkan oleh pendiri DeepBlue di banyak produk filter air dan proyek ipal, yang merupakan pengembangan dari sistem sendimentation ( pengendapan )

Settlement

Settlement jika diartikan bebas dapat berarti Penyelesaian. Prinsip kerja dari settlement sendimentation adalah

  • mempercepat proses sendimentation menjadi singkat
  • memproses sendimen ( endapan ) sehingga tidak terjadi penumpukan, dengan memanfaatkan kelebihan kapasitas sistem utama, tampa menggangu kinerja dan kapasitas sistem utama.
  • Jika Sistem utama tidak memiliki kelebihan kapasitas untuk memproses seluruh sendimen, sendimen di karantina, kemudian di keluarkan dari sistem.

Jadi dalam pengaplikasian praktis sistem operasional dasar ini, tidak berjalan sendiri, digabungkan dengan satu atau beberapa System Operasional Dasar Filter lainnya.

Multi System

Multi

Multi System, adalah sistem operasional filter air yang menggabungkan lebih dari satu system operasional dasar filter air, oleh karenanya disebut Multi.

Hanya saja dalam beberapa pahan di masyarakat mengatakan bahwa sistem ini, merupakan gabungan dari sistem Fisik, kimia dan biologi .

Menurut penulis hal tidak masalah, terserah kepada pembaca paham mana yang mau digunakan. Hanya Saja dalam pengaplikasian sistem ini pada produk filter air di tokojuga.com menggunakan pengertian yang pertama dengan maksud dan tujuan range lebih luas dan mengena terutama pada produk filter brand DeepBlue.

Karena Pada sistem DeepBlue banyak melakukan inovasi dan pengembangan. Sebagai contoh untuk sistem kimia dalam pengertian umum yang dipahami masyarakat awam jarang kami terapkan. Kami lebih memilih sistem Kimia Terapan, begitu kami menyebut dalam istilah bahasa kami.

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

Kimia Terapan

Kimia Terapan, adalah operasional system filter air, yang dikembangkan di banyak produk filter air DeepBlue . system ini mempunyai perbedaan dengan pengertian umum sistem filtrasi kimia yang masyarakat umum ketahui pahami.

System Filtrasi Kimia

Pada umumnya paham yang banyak masyarat umum ketahui ada 2 ( dua ) systim filtrasi kimia yang masyarakat awam ketahui, yakni sistem Resapan Kimia dan Chemical Feeding. Dan pemilihan media filter harus sesuai dengan pengaplikasian agar tidak berbahaya.

Resapan Kimia

Pada sistim ini, filtrasi dilakukan dengan mengalirkan air ke media filter yang mempunyai sifat kimiawi. Sehingga zat yang hendak di hilangkan dari air diserap oleh media filter tersebut.

Contoh Aplikasi pada Filter, filter akuarium dan filter kolam ikan , yang banyak menggunakan sistem ini

Contoh media filter kimia jenis ini, : Karbon aktif, batu zeloit, ceramic ring, dan banyak media filter dengan bahan dasar tersebut , beredar dengan nama & istilah lain sesuai merek

Kelemahan sistem ini adalah adanya Titik Jenuh Media Filter, sehingga memerlukan pergantian media yang tentu saja terkait dengan biaya. Karena jika tidak dilakukan pergantian tidak lagi berfungsi, paling – paling hanya berfungsi sebagai media filter fisik, itupun jika media tersebut memiliki mess kecil.

Chemical Feeding

Pada sistim ini ( Chemical Feeding ), dilakukan dengan cara pemberian, pencampuran, penginjeksian, penuangan dan beberapa cara lain kedalam sistem ( feeding, beri umpan/ makan ). ” umpan ” nya ini berupa bahan kimia sering kali dengan bantuan peralatan yang disebut Chemical Feeder

Contoh aplikasi filter kolam renang . pada filter kolam renang umumnya bisa dilakukan dengan dua cara. Cara pertama meng instal piranti dedalam sistem filter, umumnya alat ini disebut Chemical Fedeer. Cara Kedua ( paling sering digunakan ) dengan menabur menuangkan bahan kimia kedalam air kolam.

Contoh Bahan Kimia yang digunakan tripoklorin, klorin, kaporit, tawas, soda abu, bahkan soda api dan air keras masih acap kali digunakan.

Kimia Terapan

Sistem Operasional Filter Filter air Kimia Terapan, adalah sistem yang dikembangkan DeepBlue dan banyak digunakan pada filter air DeepBlue.

Dasar dari kerja dari sistem ini ada dua hal pokok yang pertama adalah adalah, :

  • memanfaatkan reaksi kimia yang terjadi dalam proses kerja filter air.
  • Jadi sistem ini tidak harus memakai media filter yang bersifat kimiawi.

Hal Pokok yang kedua, :

  • Setiap proses pada filtrasi, dengan menggunakan sistem lainnya ( misalkan biologi ). Sistem biologi sendiri telah menciptakan reaksi kimia, karna tanpa reaksi kimia tidak akan terjadi perubahan perubahan
  • Sistem ini sangat mengandalkan sinkronisasi system kerja filter secara keseluruhan. Semakin baik sinkronisasi akan menghasilkan hasil yang lebih baik dan sebaliknya.
  • Pada sistem ini yang menjadi dasar kerja utama yang paling mendasar adalah penggunaan dan pemanfaatan energi Reaksi menjadi energi Aksi. ( sama dengan prinsip ilmu bela diri thai chi, yang memang mengilhami sistem operasional ini )

Pada sistem ini semua petunjuk pengaplikasian filter harus sesuai dengan apa yang dianjurkan agar mencapai titik optimal.

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

Fisik

Sistem Operasional filter air Fisik, atau juga banyak yang meyebut sistem fisika merupakan sistem operasional filter air paling dasar dan paling dikenal masyarakat umum. Sistem ini sangat sederhana, air dialirkan melalui media filter yang berfungsi menyaring kotoran. kotoran atau partikel kasar terjerat dan tertahan oleh media filter tersebut.

sistem flow kolam renang

Contoh aplikasi filter, Sand filter yang umunya dikenal masyarakat sebagi filter kolam renang. filter ini hanya menyaring kotoran fisik, tidak dapat menjernihkan air.

Contoh media filter : pasir biasa, pasir silika, dakron, spon, filter catride, dan lain

Ada Banyak tingkatan dalam sistem ini, tergantung tingkat dan tujuan penggunaan mulai dari makro hingga micro filtration. Tidak ada aturan baku, atau pedoman ukuran untuk masing – masing tingkatan. ukuran berapa mikron di sebut mikro , berapa mikron di sebut makro. Masing – masing memiliki standarisasi yang berbeda

Pada umunya pahan yang beredar dapat dikelompokkan menjadi 3 bagain utama

Makro Filtration

Penyaringan partikel ukuran relatif besar ( makro filtration ). Contoh sand filter untuk aplikasi kolam renang

Medium Filtration

Filter air untuk keperluan rumah tangga yang menggunakan tabung – tabung kecil seperti pada gambar. Ukuran umum yang tersedia dipasaran 1,3,5,10 mikron.

Micro Filtration

Pada umunya penyaringan untuk ukuran sekitar 1 mikron kebawah. Contoh untuk penyaringan ini adalah penggunaan membran pada sistem filter air RO ( reverse Osmosis )

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

Biologi

Biologi, operasional sistem filter air biologi, bekerja dengan memanfaatkan kerja dari mikrooranisme yang tubuh dalam filter. Pada umumnnya ada 2 sistem yang umum dijalankan pada sistem ini yakni sistem Aerob dan Non Aerob

Aerob dan Non Aerob

Sistem Aerob

Pada sistem aerob, yang ditujukan adalah ” memperkerjakan “ bakteri – bakteri dari jenis bakteri aerob, yakni bakteri yang hidupnya memerlukan oksigen yang cukup untuk dapat bekerja dan berkembang

Sistem Non Aerob

sistem non aerob kebalikan dari sistem aerob. sistem ini ” memperkerjakan “ bakteri – bakteri dari jenis bakteri NON aerob, yakni bakteri yang dapat hidup dan berkembang dengan kondisi minim oksigen bahkan mendekati nol.

Tiap – tiap jenis bakteri mempunyai fungsi dan tujuan tertentu tergantung jenis dan peruntakan sistem filter yang kita buat. Untuk jenis – jenis bakteri dimaksud bisa di ketahui pada bidang mikro biologi. Salah satu contoh produk jenis ini adalah Gesund Biotika .

Media Filter

Untuk operasional sistem filter air dengan sistem biologi, pemilihan media filter mememang peranan paling penting setelah rancangan infrastruktur sistem biologi.

Untuk sistem biologi murni media filter terbaik adalah media filter yang memiliki luas permukaan terbanyak adalah yang terbaik, itu adalah harga mati, dan tidak dapat ditawar.

Contoh media filter biologi antara lain, bioball, bioblox, sarang tawon, dan lain – lain.

Untuk sistem aerob, sistem aerasi memegang peranan yang penting untuk meningkatkan hasil yang dicapai.

tu be kontinyu

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

Built In Vortex

Built in Vortex, merupakan operasional sistem filter air pengembangan dari sistem operasional filtrasi dasar Vortex. Sistem ini umumnya tidak dapat bekerja secara independen tetapi digunakan secara bersamaan dengan operasional sistem filter yang lain.

Vortex

Vortex adalah suatu cara atau tehnik sistem dengan memanfaatkan daya centrifugal dari gerakan perputaran. Yang pada pada sebuah gerakan perputaran akan menghasilkan gaya centrifugal, pada tehnik filtrasi air umumnya gaya centrifugal tersebut digunakan untuk menekan partikel ke bagian bawah dengan bantuan gaya centrifugal.

Untuk pembaca awam untuk dapat memahami gaya centrigal ini kita ambil contoh pada saat kita membuat kopi. Pada saat membuat kopi, Kopi bubuk yang memiliki berat lebih kecil dari air ( massa jenis ), pada saat di aduk berputar searah, kopi yang ringan akan tenggelam karena tekanan gaya centrifugal.

Built In Vortex

Dalam Sistem ini, vortex tidak dibangun atau dibuat secara independen. Vortex dibuat dengan memanfaatkan keseluruhan sistem yang digunakan pada produk filter Air dimaksud.

Konsep dasar dari sistem ini adalah, :

  • menghilangkan ruang khusus untuk sistem vortex, sehingga ruang untuk vortex bisa digunakan untuk sistem lainnya, sehingga efisien dalam penempatan ruang yang sempit.
  • Vortex digunakan untuk ” membungkus ” keseluruhan sistem, atau ” ditanam ” didalam sistem lainnya
  • Memerlukan perencanaan, pengaturan, dan perhitungan yang matang dalam penggabungan dengan sistem lainnya.

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

Sistem Operasional Filter Air

sistem operasional filter air
sistem flow kolam renang

Sistem Operasional Filter Air, cara atau metode kerja dasar filter air ( sistim kerja filter air untuk menjalankan fungsinya ). Ada banyak macam ragam sistem filter. Pemilihan sistem filter merupakan hal penting diketahui untuk menentukan Produk filter Air mana yang akan kita pilih agar sesuai dengan tujuan penggunaan filter itu sendiri, agar efektif dan tepat dari berbagai aspek.

Sistem Operasional, adalah metode system atau cara kerja yang digunakan untuk menjalankan fungsinya. Dalam sebuah unit filter air terutama untuk filter skala domestik, jarang sekali ada yang hanya menggunakan satu sistem operasi saja. Pada umumnya menggabungkan beberapa sistem operasi dasar.

Lihat Laman

Sistem Operasional Dasar Filter Air ini berbeda dengan apa yang dimaksud dengan Metode Filtrasi. Metode filtrasi lebih mengarah pada Tehnik untuk menjalakan atau mengaplikasikan sistem operasional. Lebih jelas tentang masalah ini bisa kunjungi laman Metode Filtrasi Populer

Ada banyak sistem filter, diantaranya Sistem Fisik atau sering disebut juga sistem fisika, Sistem Biologi, Sistem Kimia, dan Multi System , adalah sistem yang paling banyak disebut dan umum digunakan. Sistem diatas memanglah merupakan pengelompokan system yang paling dasar.

Ada juga beberapa sistem operasional filter pengembangan atau beberapa inovasi diantaranya, System AAS ( Advantage Aerating System ), Vortex, DQFS ( Double Quadran Filtration System ), Built in Vortex, Kimia Terapan, Reverse Osmosis, Settement Sendimentation, dan beberapa sistem lain.

lebih jelas mengenai sistem kerja filter, seperti penjabaran di bawah ini,

Sistem Operasional Dasar Filter Air

AAS Advantage Aerating System. Merupakan operasional system filter air, yang dikembangkan oleh DeepBlue, dengan untuk mendukung dan diintregrasikan dengan sistem operasional Kimia Terapan untuk membentuk salah satu operasional systim andalan DeepBlue operasional sistem filter air DQFS

Prinsip Dasar kerja operasional system filter air ini, adalah penempakan & pengintregasian dan sinkronisasi , aerasi dengan system secara keseluruhan.

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

Biologi, operasional sistem filter air biologi, bekerja dengan memanfaatkan kerja dari mikrooranisme yang tubuh dalam filter. Pada umumnnya ada 2 sistem yang umum dijalankan pada sistem ini yakni sistem Aerob dan Non Aerob

Aerob dan Non Aerob

Sistem Aerob

Pada sistem aerob, yang ditujukan adalah ” memperkerjakan “ bakteri – bakteri dari jenis bakteri aerob, yakni bakteri yang hidupnya memerlukan oksigen yang cukup untuk dapat bekerja dan berkembang

Sistem Non Aerob

sistem non aerob kebalikan dari sistem aerob. sistem ini ” memperkerjakan “ bakteri – bakteri dari jenis bakteri NON aerob, yakni bakteri yang dapat hidup dan berkembang dengan kondisi minim oksigen bahkan mendekati nol.

Tiap – tiap jenis bakteri mempunyai fungsi dan tujuan tertentu tergantung jenis dan peruntakan sistem filter yang kita buat. Untuk jenis – jenis bakteri dimaksud bisa di ketahui pada bidang mikro biologi. Salah satu contoh produk jenis ini adalah Gesund Biotika .

Media Filter

Untuk operasional sistem filter air dengan sistem biologi, pemilihan media filter mememang peranan paling penting setelah rancangan infrastruktur sistem biologi.

Untuk sistem biologi murni media filter terbaik adalah media filter yang memiliki luas permukaan terbanyak adalah yang terbaik, itu adalah harga mati, dan tidak dapat ditawar.

Contoh media filter biologi antara lain, bioball, bioblox, sarang tawon, dan lain – lain.

Untuk sistem aerob, sistem aerasi memegang peranan yang penting untuk meningkatkan hasil yang dicapai.

tu be kontinyu

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

Built in Vortex, merupakan operasional sistem filter air pengembangan dari sistem operasional filtrasi dasar Vortex. Sistem ini umumnya tidak dapat bekerja secara independen tetapi digunakan secara bersamaan dengan operasional sistem filter yang lain.

Vortex

Vortex adalah suatu cara atau tehnik sistem dengan memanfaatkan daya centrifugal dari gerakan perputaran. Yang pada pada sebuah gerakan perputaran akan menghasilkan gaya centrifugal, pada tehnik filtrasi air umumnya gaya centrifugal tersebut digunakan untuk menekan partikel ke bagian bawah dengan bantuan gaya centrifugal.

Untuk pembaca awam untuk dapat memahami gaya centrigal ini kita ambil contoh pada saat kita membuat kopi. Pada saat membuat kopi, Kopi bubuk yang memiliki berat lebih kecil dari air ( massa jenis ), pada saat di aduk berputar searah, kopi yang ringan akan tenggelam karena tekanan gaya centrifugal.

Built In Vortex

Dalam Sistem ini, vortex tidak dibangun atau dibuat secara independen. Vortex dibuat dengan memanfaatkan keseluruhan sistem yang digunakan pada produk filter Air dimaksud.

Konsep dasar dari sistem ini adalah, :

  • menghilangkan ruang khusus untuk sistem vortex, sehingga ruang untuk vortex bisa digunakan untuk sistem lainnya, sehingga efisien dalam penempatan ruang yang sempit.
  • Vortex digunakan untuk ” membungkus ” keseluruhan sistem, atau ” ditanam ” didalam sistem lainnya
  • Memerlukan perencanaan, pengaturan, dan perhitungan yang matang dalam penggabungan dengan sistem lainnya.

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

DeepBlue
DQFS system by DeepBlue

DQFS – Double Quadran Filtration System. Merupakan salah satu operasional system filter air yang dikembangkan oleh DeepBlue, dan menjadi salah satu yang diandalkan. Sistem ini banyak ditanamkan pada produk filter air dan pengolahan limbah cair.

Prinsip Kerja Dasar

  • konsep dasar sistem ini adalah dengan menghasilkan sistem yang optimal dengan ruang yang minimal dengan meng ” kuadratkan ” kinerja filter
  • Cara kerja dengan menggabungkan konsep – konsep dasar, kimia terapan, built in vortex, AAS ( advantage aerating system ), Settlement Sendimentation, dan biologi dasar dan elektrolisa
  • Sistem ini menghalakan independen prosessing untuk mencapai effisiensinya, sehingga adakalanya memerlukan energi lebih besar untuk volume filter berukuran volume kecil.
  • Namun sebaliknya, sistem Double Quadran Filtration System memerlukan energi yang relatif sangat kecil untuk ukuran ruang filter yang besar, dengan kekuatan filtrasi yang berlipat lipat ganda dibanding sistem operasional filter lainnya.

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

Sistem Operasional filter air Fisik, atau juga banyak yang meyebut sistem fisika merupakan sistem operasional filter air paling dasar dan paling dikenal masyarakat umum. Sistem ini sangat sederhana, air dialirkan melalui media filter yang berfungsi menyaring kotoran. kotoran atau partikel kasar terjerat dan tertahan oleh media filter tersebut.

sistem flow kolam renang

Contoh aplikasi filter, Sand filter yang umunya dikenal masyarakat sebagi filter kolam renang. filter ini hanya menyaring kotoran fisik, tidak dapat menjernihkan air.

Contoh media filter : pasir biasa, pasir silika, dakron, spon, filter catride, dan lain

Ada Banyak tingkatan dalam sistem ini, tergantung tingkat dan tujuan penggunaan mulai dari makro hingga micro filtration. Tidak ada aturan baku, atau pedoman ukuran untuk masing – masing tingkatan. ukuran berapa mikron di sebut mikro , berapa mikron di sebut makro. Masing – masing memiliki standarisasi yang berbeda

Pada umunya pahan yang beredar dapat dikelompokkan menjadi 3 bagain utama

Makro Filtration

Penyaringan partikel ukuran relatif besar ( makro filtration ). Contoh sand filter untuk aplikasi kolam renang

Medium Filtration

Filter air untuk keperluan rumah tangga yang menggunakan tabung – tabung kecil seperti pada gambar. Ukuran umum yang tersedia dipasaran 1,3,5,10 mikron.

Micro Filtration

Pada umunya penyaringan untuk ukuran sekitar 1 mikron kebawah. Contoh untuk penyaringan ini adalah penggunaan membran pada sistem filter air RO ( reverse Osmosis )

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

Kimia Terapan, adalah operasional system filter air, yang dikembangkan di banyak produk filter air DeepBlue . system ini mempunyai perbedaan dengan pengertian umum sistem filtrasi kimia yang masyarakat umum ketahui pahami.

System Filtrasi Kimia

Pada umumnya paham yang banyak masyarat umum ketahui ada 2 ( dua ) systim filtrasi kimia yang masyarakat awam ketahui, yakni sistem Resapan Kimia dan Chemical Feeding. Dan pemilihan media filter harus sesuai dengan pengaplikasian agar tidak berbahaya.

Resapan Kimia

Pada sistim ini, filtrasi dilakukan dengan mengalirkan air ke media filter yang mempunyai sifat kimiawi. Sehingga zat yang hendak di hilangkan dari air diserap oleh media filter tersebut.

Contoh Aplikasi pada Filter, filter akuarium dan filter kolam ikan , yang banyak menggunakan sistem ini

Contoh media filter kimia jenis ini, : Karbon aktif, batu zeloit, ceramic ring, dan banyak media filter dengan bahan dasar tersebut , beredar dengan nama & istilah lain sesuai merek

Kelemahan sistem ini adalah adanya Titik Jenuh Media Filter, sehingga memerlukan pergantian media yang tentu saja terkait dengan biaya. Karena jika tidak dilakukan pergantian tidak lagi berfungsi, paling – paling hanya berfungsi sebagai media filter fisik, itupun jika media tersebut memiliki mess kecil.

Chemical Feeding

Pada sistim ini ( Chemical Feeding ), dilakukan dengan cara pemberian, pencampuran, penginjeksian, penuangan dan beberapa cara lain kedalam sistem ( feeding, beri umpan/ makan ). ” umpan ” nya ini berupa bahan kimia sering kali dengan bantuan peralatan yang disebut Chemical Feeder

Contoh aplikasi filter kolam renang . pada filter kolam renang umumnya bisa dilakukan dengan dua cara. Cara pertama meng instal piranti dedalam sistem filter, umumnya alat ini disebut Chemical Fedeer. Cara Kedua ( paling sering digunakan ) dengan menabur menuangkan bahan kimia kedalam air kolam.

Contoh Bahan Kimia yang digunakan tripoklorin, klorin, kaporit, tawas, soda abu, bahkan soda api dan air keras masih acap kali digunakan.

Kimia Terapan

Sistem Operasional Filter Filter air Kimia Terapan, adalah sistem yang dikembangkan DeepBlue dan banyak digunakan pada filter air DeepBlue.

Dasar dari kerja dari sistem ini ada dua hal pokok yang pertama adalah adalah, :

  • memanfaatkan reaksi kimia yang terjadi dalam proses kerja filter air.
  • Jadi sistem ini tidak harus memakai media filter yang bersifat kimiawi.

Hal Pokok yang kedua, :

  • Setiap proses pada filtrasi, dengan menggunakan sistem lainnya ( misalkan biologi ). Sistem biologi sendiri telah menciptakan reaksi kimia, karna tanpa reaksi kimia tidak akan terjadi perubahan perubahan
  • Sistem ini sangat mengandalkan sinkronisasi system kerja filter secara keseluruhan. Semakin baik sinkronisasi akan menghasilkan hasil yang lebih baik dan sebaliknya.
  • Pada sistem ini yang menjadi dasar kerja utama yang paling mendasar adalah penggunaan dan pemanfaatan energi Reaksi menjadi energi Aksi. ( sama dengan prinsip ilmu bela diri thai chi, yang memang mengilhami sistem operasional ini )

Pada sistem ini semua petunjuk pengaplikasian filter harus sesuai dengan apa yang dianjurkan agar mencapai titik optimal.

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

Multi

Multi System, adalah sistem operasional filter air yang menggabungkan lebih dari satu system operasional dasar filter air, oleh karenanya disebut Multi.

Hanya saja dalam beberapa pahan di masyarakat mengatakan bahwa sistem ini, merupakan gabungan dari sistem Fisik, kimia dan biologi .

Menurut penulis hal tidak masalah, terserah kepada pembaca paham mana yang mau digunakan. Hanya Saja dalam pengaplikasian sistem ini pada produk filter air di tokojuga.com menggunakan pengertian yang pertama dengan maksud dan tujuan range lebih luas dan mengena terutama pada produk filter brand DeepBlue.

Karena Pada sistem DeepBlue banyak melakukan inovasi dan pengembangan. Sebagai contoh untuk sistem kimia dalam pengertian umum yang dipahami masyarakat awam jarang kami terapkan. Kami lebih memilih sistem Kimia Terapan, begitu kami menyebut dalam istilah bahasa kami.

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

Reverse Osmosis, sistem Reverse Osmosis ( osmosis terbalik ), adalah sistem operasional dasar filtrer air yang menggunakan sistem osmosis yang dibalik. Osmosis adalah proses perpindahan partikel melalui membran semipermeabel. Dikarenakan sistem osmosis memerlukan waktu yang cukup lama prosesnya, maka proses tersebut dibalik dengan memberikan tekanan pada salah satu sisinya. Oleh karenanya disebut sistem osmosis terbalik.

Sebenarnya sistem filter air ini mirip atau bahkan sama persis dengan sistem fisik yang menggunakan membran sebagai media filter dalam sistem Filter Air. Yang mana membran ini mempunyai karakter yang istimewa. Pada Awalnya terbuat dari usus binatang, namun sekarang sudah dibuat secara sintetis.

Sistem ini akan menghasilkan air yang murni karena hanya partikel air yang dapat melewati membran. Jadi Misalkan air laut dengan sistem ini yang bisa melewati membran hanya molekul air, sedangkan molekul garam tidak, sehingga menghasilkan air tawar murni.

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air

Settlement sendimentation, merupakan sistem operasional filter air pengembangan dari sistem dasar sendimentation. Sistem ini dikembangkan DeepBlue dan banyak di aplikasikan pada banyak produk filter brand DeepBlue dan BlueHand

Sendimentation

Sendimentation, dalam terjemahan bebas dapat di artikan pengendapan, merupakan sistem dasar dalam filtrasi yang sudah banyak digunakan sejak lama, dalam pengolahan air dan pengolahan limbah.

Sistem kerja dari sendimentation ini cukup sederhana. Influent di tampung dalam wadah ( basin ) dibiarkan tampa perlakuan khusus, dalam waktu tertentu ada pemisahan zat yang terkandung berdasarkan berat jenis. Zat dengan berat jenis terbesar berada di bawah dan seterusnya hingga terendah dibagian atas. Setelah proses ini terbentuk ( endapan / sendimentation ) kemudian diambil bagian endapan mana yang akan digunakan. Kelemahan sistem ini memerlukan waktu yang relatif cukup lama dalam prosesnya.

Settlement Sendimentation

settlement sendimentation, adalah sistem operasional filter yang dikembangkan oleh pendiri DeepBlue di banyak produk filter air dan proyek ipal, yang merupakan pengembangan dari sistem sendimentation ( pengendapan )

Settlement

Settlement jika diartikan bebas dapat berarti Penyelesaian. Prinsip kerja dari settlement sendimentation adalah

  • mempercepat proses sendimentation menjadi singkat
  • memproses sendimen ( endapan ) sehingga tidak terjadi penumpukan, dengan memanfaatkan kelebihan kapasitas sistem utama, tampa menggangu kinerja dan kapasitas sistem utama.
  • Jika Sistem utama tidak memiliki kelebihan kapasitas untuk memproses seluruh sendimen, sendimen di karantina, kemudian di keluarkan dari sistem.

Jadi dalam pengaplikasian praktis sistem operasional dasar ini, tidak berjalan sendiri, digabungkan dengan satu atau beberapa System Operasional Dasar Filter lainnya.

DQFS – Double Quadran Filtration System

DeepBlue
DQFS system by DeepBlue

DQFS – Double Quadran Filtration System. Merupakan salah satu operasional system filter air yang dikembangkan oleh DeepBlue, dan menjadi salah satu yang diandalkan. Sistem ini banyak ditanamkan pada produk filter air dan pengolahan limbah cair.

Prinsip Kerja Dasar

  • konsep dasar sistem ini adalah dengan menghasilkan sistem yang optimal dengan ruang yang minimal dengan meng ” kuadratkan ” kinerja filter
  • Cara kerja dengan menggabungkan konsep – konsep dasar, kimia terapan, built in vortex, AAS ( advantage aerating system ), Settlement Sendimentation, dan biologi dasar dan elektrolisa
  • Sistem ini menghalakan independen prosessing untuk mencapai effisiensinya, sehingga adakalanya memerlukan energi lebih besar untuk volume filter berukuran volume kecil.
  • Namun sebaliknya, sistem Double Quadran Filtration System memerlukan energi yang relatif sangat kecil untuk ukuran ruang filter yang besar, dengan kekuatan filtrasi yang berlipat lipat ganda dibanding sistem operasional filter lainnya.

Untuk sistem operasional dasar filter air lainnya dapat kunjungi laman Sistem Operasional Dasar Filter Air