Perbedaan Sistim Pengolahan Air Limbah B3

Perbedaan Sistim Pengelolaan Air Limbah B3

IPAL percetakan - limbah b3

Seperti tertera pada detail SPAL ( Sistim Pengolahan Air Limbah ) B3 pada produk IPAL Percetakan & Bengkel DB-AMP 1.0 dan produk IPAL Percetakan & Limbah B3 ( oil base ) DB-AMP 2.0 Automatic secara mendasar ada pada cara pengoperasian, versi 1.0 sistem manual ( semi manual ) sedangkan pada versi 2.0 adalah versi otomatis tampa memerlukan operator dalam pengolahan air limbah B3

Faktor Operator

Pada IPAL veri 1.0 , faktor operator sangat berpengaruh pada hasil akhir. Hal ini bisa terjadi karena untuk versi ini memerlukan ” kemampuan ” operator untuk membaca Indikator yang ada. Semakin baik kemampuan operator hasil akhir semakin baik.

Selain Faktor ” kemampuan ” faktor Kompleksitas limbah juga sangat berpengaruh. Misalkan pada pengolahan limbah percetakan. Limbah dari usaha percetakan yang hanya untuk mengolah limbah dari mesin cetak biasa akan lebih sederhana dibandingkan usaha percetakan yang mengolah limbah mesin cetak ditambah dengan limbah dari mesin CTP ( computer To Plate ), semakin lebih rumit lagi jika mesin cetak berbeda sistem misalkan sistem offset dan grafur untuk plastik dan lain – lain.

Untuk menanggulangi hal – hal di atas versi otomatis lebih baik, operator hanya mengontrol setiap 2 – 4 hari sekali, dengan sistim visual yang lebih mudah dalam pengelolaan limbah b3

Cara Kerja Sistim Pengolahan Limbah Cair

Secara umum sistim pengelolaan air limbah ( spal ) pada kedua versi dapat dibagi pada dua proses utama yakni prosessing, reaktor dan treatment.

Pra Proses

Pada Versi 1.O ( manual ) pra proses dilakukan dilakukan secara manual bersamaan dengan pemantauan proses awal oleh operator.

Sedangkan Versi 2.0 ( otomatis ) proses dilakukan secara otomatis oleh sistem Pengelolaan air limbah

Prosessing

Menyalakan dan mematikan proses ini secara manual untuk versi 1.0 , bersamaan dengan pra proses.

Sedangkan Untuk versi 2.0 ( otomatis ) prosessing akan berjalan secara mandiri jika limbah tersedia minimal 20 -22 liter, jika dibawah jumlah minimal prosessing tidak berjalan ( Hemat Penggunaan Daya Listrik ). Jika prosessing selesai sistim IPAL ini akan menonaktifkan dirinya sendiri.

Selain fungsi diatas pada versi 2.0, ada sistim proteksi secara otomatis jika sistem dipaksa melebihi kapasitas.

Reaktor

Pada Versi manual 1.0 , proses ini perlu melakukan proses ON – OFF.

Pada Versi 2.0, proses reaktor akan, menyalakan dan mengaktifkan proses secara otomatis jika proses sudah selesai, dan akan mengaktifkan proses secara mandiri jika diperlukan. Termasuk melakukan sistem pemeliharaan secara mandiri pada saat posisi sistem istirahat*

Treatment

Pada versi 1.0 , chemical feed dengan dengan pompa dosing ( tidak termasuk dalam paket penjualan, dalam unit hanya disertakan sistem feed sederhana )

Pada Versi 2.0, chemical feed disertakan 2 ( dua ) pilihan opsi. Dan Pada Proses inipun dapat ON – OFF secara otomatis jika proses selesai atau tidak diperlukan.

Selain hal – hal di atas perbedaan secara fisik dan jumlah tabung – drum proses beda jumlah, serta kebutuhan area proses juga berbeda pada kedua sistim pengolahan air limbah b3.

Catatan :

  • posisi sistem istirahat* , posisi sistem istirahat misalkan perusahaan libur, dll