Water Detector

Water Detector, alat / piranti / device yang berfungsi untuk mendeteksi air. Dektesi yang dimaksud adalah berbagai deteksi yang terkait dengan air. Dan atau sifat ( karakteristik ) dan lain – lain secara keseluruhan hal terkait dengan air. Baik Keberadaan Air dan atau sifat dan karakteristik air secara keseluruhan.

Seringkali perangkat ini digabungkan dengan perangkat lain dalam pemakaian maupun design produk. Diantara nya seperti, Water Flow Detector, Leak Detector, Water Level Control, dan lain- lain.

Water Detector

berikut dibawah ini perangkat – perangkat seperti dimaksud

Indikator Level Air - wls
Water Level Control, Kondisi atau sistem untuk mendekteksi volume air berdasarkan ketinggian level air, sehingga disebut water level kontrol ( ...
Baca Selanjutnya

Water Level Control

Indikator Level Air - wls
pelampung tandon air

Water Level Control, Kondisi atau sistem untuk mendekteksi volume air berdasarkan ketinggian level air, sehingga disebut water level kontrol ( WLC ). Perangkat atau peralatan perlengkapan untuk menciptakan atau membantu usaha ini disebut Water Level Controller atau Water Level Control. Yang merupakan salah satu Water Detector

Perangkat pengolahan air ini sering kali digunakan untuk kegiatan water maintenance , terutama untuk water managemant

Ada beberapa macam Jenis & type Perangkat ini yang dapat diklasifikasikan secara garis besar menjadi beberapa jenis :

wlc micro controller

Floatless WLC, adalah jenis WLC ( water level Control ) yang tidak menggunakan pelampung ( floatless ) sebagai pemicu atau tenaga penggerak. Sistim pelampung digantikan oleh diode.

Banyak jenis diode yang bisa digunakan, yang palaing digunakan adalah batang / stick stainless stell, hal ini mungkin karena bahan ini cocok digunakan untuk cairan karena tahan karat. Selain faktor ketersedian produk dipasaran.

Floatless water level control ini sebenarnya merupakan pengembangan dari Floating WLC switch ( Floating water level Control Switch ) untuk pemakaian yang bersifat lebih komplek.

Sistem Cara Kerja

Untuk WLC jenis ini menggunakan diode sebagai detector level air. Yang kemudian mengirim sinyal secara elektronik ke mikro controller yang befungsi untuk memproses sinyal listrik untuk menentukkan perangkat harus dalam posisi on atau off ( fungsi semacam auto switch )

WLC ini menggunakan two point water level ( dua titlk level ketinggian air, untuk penjelasan tentang hal ini bisa dilihat pada laman Water Level Control Switch ) . Perangkat ini menngunakan tiga diode, untuk mengukur level ketinggian air.

  • Diode pertama untuk maksimal level
  • Diode ke dua pengaturan level penyesuai ( titik medium )
  • Diode ke tiga untuk Grouding, bisa juga digunakan untuk fungsi lain, seperti fungsi deteksi obnormal system dan lain – lain.

diode stick
Diode Stick
wlc micro controller
Mikro Controller WLC

Dari beberapa jenis WLC yang lain seperti Floating Valve WLC, atau Floating Switch WLC, sistem ini lebih akurat dan lebih responsif.

Untuk produk merk tertentu yang cukup dikenal biasa nya menyertakan brosur berupa sistem logika koontroler, sehingga bisa di integrasikan dengan sistem lain selain fungsi control level air. Misalkan jika digabungkan dengan sistem elektrolisa dan lain – lain.

Dipasaran banyak tersedia berbagai macam type sebagai alternatif pilihan. Mulai dari sistim WLC tunggal ( single Water level ControlSWLC ) maupun Double Water Level Control ( DWLC ), hingga tingkat sensitifitas, dan lain lain.

Singgle Water Level Control

Single Water Level Control, adalah sistim kontrol pada satu sisi bagaian. bisa pada sisi Penampungan untuk sistem water suplly atau sisi sumber air untuk sistim water drainase.

Double Water Level Control

Double Water Level Control, adalah sistem deteksi pada dua sisi bagaian ( sisi sumber air dan sisi penampungan ).

Contoh : Pemakain untuk pengaturan pemindahan air dari tandon air bawah tanah ke Tandon air di atas atap rumah menggunakan pompa air. untuk kasus ini dengan menggunakan double water level control, akan tercipta kondisi sebagai berikut :

  • pompa air akan berhenti menyala jika tanggi air di atas rumah penuh
  • Akan menyala kembali jika ketinggian air pada tangki air di tas rumah, dibawah level medium ( dibawah diode kedua )
  • Setinggi apapun level ketinggian air di tangki air atas rumah, pompa tidak akan menyala, jika level ketinggian air pada tandon bawah tanah dibawah level medium ( di bawah diode kedua )
  • fungsi ini bertujuan untuk melindungi Pompa air dari kerusakan.

Penggunaan WLC ini sangat fleksibel tergantung kreatifitas kita , untuk dikreasikan ke berbagai tujuan dan fungsi lain.

kontrol level air - otomatis valve

Floating WLC Valve, Floating Water Level Control Valve, adalah jenis WLC ( water level Control ) yang menggunakan pelampung ( floating ) yang berfungsi untuk membuka atau menutup Valve dengan tenaga mekanis air ( berfungsi sebagai Valve ).

Ada juga jenis WLC yang prinsip kerjanya sama hanya berfungsi sebagai switch, Floating WLC Switch ( floating water level control Switch )

Sistem Cara

Metode kerja sistem ini sederhana, perangkat pelampung berfungsi sebagai alat untuk mendeteksi ketinggian air, dengan menggunakan prinsip masa jenis air / cairan dan atau udara untuk menimbulkan tenaga penggerak untuk membuka atau menutup Valve.

Produk ini sering juga disebut atau dikenal dengan beberapa nama istilah lain seperti, pelampung tandon, pelampung tandon air, Valve WLC, dan beberapa nama dan istilah lain.

Jenis Sitem Lain

Sistem ini merupakan alternatif yang lebih sederhana dari jenis WLC ( Water Level Contol ) yang lain seperti Floating WLC Switch ( floating water level control switch ) atau Floatlees WLC ( floatless Water Level Control )

Contok Produk

wlc-valve
Floating Switch

Floating WLC Swith, Floating Water Level Control Switch , adalah WLC ( water level control ) yang menggunakan pelampung ( floating ) yang berfungsi untuk memutus atau menyampungkan arus listrik ( berfungsi sebagai saklar / swith ).

Oleh karena fungsi diatas WLC ini sering juga disebut dengan bebera istilah lain, seperti Water Level Switch ( WLS ), Floating Switch, Radar Air / radar tandon air, dan beberapa nama dan istilah lain untuk floating water level control switch.

Sistem Cara Kerja

Metode kerja sistem ini cukup sederhana, perangkat pelampung berfungsi sebagai alat untuk mendeteksi ketinggian air, dengan menggunakan prinsip masa jenis cairan dan atau udara.

Sesuai dengan pengaturan ketinggian yang diinginkan, setelah tercapai ketinggian dimaksud, sistem pelampung akan memberikan aksi secara mekanis untuk menggerakkan switch ( saklar ) untuk menyambungkan – memutus arus listrik. ( penggerak mekanis )

Sedangkan sistem pelambung seperti dimaksud diatas, ada banyak macam type pelampung yang digunakan,

  • pelampung biasa, yang menjadi pemicu pelampung itu sendiri
  • Sistim Bola Bergerak ( Bola Mekanis ), Pelampung berupa sistem Swith yang kerja nya dipicu oleh bola yang bergerak dalam sistem pelampung.
  • Sistem Magnet, Pelampung diisi magnet untuk menggerakkan batang diode didalam pelampung. jadi pada level tertentu pelampung bergerak untuk menarik atau melepas diode ( umumnya lidi diode lentur ) dengan gaya magnet.
  • dan lain lain
Pelambung Penggerak Pelampung
Pelampung dengan penggerak bola mekanis
Pelampung dengan penggerak magnet

Jadi sistem floating WLC swith ini salah satu jenis WLC selain Floating WLC Valve, maupun Floatless WLC.

Untuk jenis WLC ini juga dapat dibedakan menjadi dua jenis berdasaran point water level , :

  • Single Point Water Level Control
  • Double Point Water Level Control

Single Point Water Level Control

Single Point Water level, jenis WLC dengan satu titik ( point ) level air sebagai parameter. Jadi Saklar ( swith ) akan menyambungkan / memutuskan arus pada batas level tersebut.

Contoh Produk WLC Singgle Point Level Control

Double Point Water Level Control

Double Point Water Level, jenis WLC dengan dua titik ( point ) level air sebagai parameter. Jadi satu titik sebagai maksimal water level, satu lagi sebagai minimum water level ( level minimal air ). pengaturan swith tergantung penggunaan nya sebagai souce atau drainage .

Contoh Produk WLC Double Point Level

WLC , Double Point Water Level
pelampung tandon air
dikenal dengan nama Radar Tandon Air

Perlu diketahui disini bahwa Double Point Water Level atau Single Point Water level, berbeda tidak sama dengan apa yang disebut Single WLC ( single Water Level Contol ) dan Double WLC ( double Water Level Control )

Hal Lain Terkait

diameter pipa - diameter selang
Selang Karet
Selang Karet

Ukuran Selang, di standarisasi dengan istilah Dash Id atau Dash No. ( Dash Number ) , yang menentukan ukuran diameter standart selangHose.

Dalam pengertian umum dalam bidang plumbing system ukuran selang ditentukan berdasarkan Diameter Dalam ( Inside Diameter ), kecuali SAE 100R5, SAE 100R14, SAEJ51, SAE J2064 . Untuk Kode – kode tersebut yang diperhitungkan adalah diameter luar ( outside diameter / OD ). Singkat kata singkat cerita, kode tersebut umumnya digunakan untuk bidang refrigant dan banyak hal terkait bidang automotif / transportasi. Yang umunya masih memerlukan standart ukuran untuk fitting dan caupling.

Ukuran selang juga berbeda dengan ukuran pipa. Pipa menggunakan pengkodean sistem NPS , DN atau DIN.

Tabel Dash Number – Diameter Selang

Dash NumberDiameter Dash Number
( inch – milimeter )
SAE 100R5, SAE 100R14, SAEJ51, SAE J2064
( inch – Milimeter )
-21/8 – 3.2
-33/16 – 4.8
-41/4 – 6.43/16 – 4.8
-55/16 – 7.91/4 – 6.4
-63/8 – 9.55/16 – 7.9
-81/2 – 12.713/32 – 10.3
-105/8 – 15.91/2 – 12.7
-123/4 – 19.05/8 – 15.9
-147/8 -22.2
-161 – 25.47/8 – 22.2
-201.25 – 31.81.125 – 28.6
-241,5 – 38.11.375 – 34.9
-322 – 50.81. 8125 – 46.0
– 362.25 – 63.5
-402,5 – 63.52.375 – 60.3
-483 – 76.2
-563.5 – 88.9
-644 – 101.6
-724.5 – 115.2

Hal Terkait Plumbing Sistem

diameter pipa - diameter selang
Pipa Air

NPS=DN=Diameter Luar Pipa ?. NPS adalah kependekan dari Nominal Pipe Size. DN adalah singkatan dari Diameter Nominal. Sedangkan Diameter Luar Pipa disebut dengan istilah OD, singkatan dari Outside Diameter, dalam pengertian bidang Plumbing System sebagai standart ukuran Pipa baik pipa air maupun pipa secara umum.

NPS dan DN bukanlah ukuran pipa yang sebernarnya. Misalkan pipa ukuran 1″ ( 1 inch ) NPS artinya diameternya bukalah 2,54 Cm. inch pada NPS bukanlah ukuran panjang sebenarnya. ( kecuali mulai ukuran NPS 14″ atau DN 350 dan seterusnya yang lebih besar, ukuran sama dengan ukuran satuan panjang umumnya ), berdasarkan lembaga ASME

Dan standart ukuran ini ( NPS=DN=Diameter Luar Pipa ) berbeda dengan standart ukuran Selang / hose. Ukuran Standart Selang menggunakan sistem pengkodean dash number dengan pedoman diamater ukuran dalam ( inside diameter )

NPS dan DN, adalah standarisasi ukuran industri yang dibuat untuk keperluan perdagangan dan standarisasi hubungan antar industri. Misalkan antara industri pipa dan fitting atau dengan industri pengguna pipa. DN merupakan satuan international.

Berikut dibawah ini Hubungan antara NPS = DN = Diameter Luar Pipa

Tabel NPS = DN = Outside Diameter ( Diameter Luar )

NPS ( inch )DNOD ( inch – Milimeter )
1/860.405 – 10.29
1/480.540 – 13.72
3/8100.675 – 17.15
1/2150.840 – 21.34
3/4201.050 – 26.67
1251.315 – 33.40
1.25321.660 – 42.16
1.5401.900 – 48.26
2502.375 – 60.33
2.5652.875 – 73.03
3803.5 – 88.90
3.5904 – 101.60
41004.5 – 114.30
51255.563 – 141.30
61506.625 – 168.28
77.625 – 193.68
82008.625 – 219.08
99.625 – 244.48
1025010.75 – 323.85
1230012.75 – 323.85
1435014.00 – 355.60
1640016.00 – 406.40
1845018.00 – 457.20
2050020.00 – 508.00
2255022.00 – 558.80
2460024.00 – 609.60
Note : ada beberapa produk atau brand / merek , menggunakan kode DN 16 untuk NPS 1/2 inch, berdasarkan pengalaman penulis tidak pernah menjadi kendala berarti dengan produk tersebut.

Selain standarisasi tersebut, ada juga standarisasi lain seperti ISO 6708 ( pipework components ) , DIN EN 10220 ( Seamless Steel pipes ) , DIN EN 10255 ( threaded Tube ) dan ANSI.

Selain NPS, ada juga istilah IPS ( Iron Pipe Size ), DIPS ( Ductile Iron Pipe Size ), CTS ( Copper Tube Size ), Dash Number

IP Class Protection ( Peringkat IP ),

IP Code ( Ingress Protection Code ) atau juga dikenal dengan International Protection Code, adalah code tingkatan proteksi terhadap pembungkus Mekanis ( Mechanical casings ) Dan Pengamanan Pembungkus kelistrikan dari gangguan keamanan terhadap kecelakaan atau ketidak sengajaan kontak, debu dan air, terhadap komponen berbahaya seperti, kelistrikan, komponen bergerak dan lain -lain terhadap benda asing, kotoran dan kelembaban dan sebagainya.

Cara Baca

Contoh :

IP 65 K

Secara umum kode IP adalah dua angka nominal, terkadang ada Kode Tambahan

  • Digit pertama I ( angka 6 ), menunjukkan perlindungan pembungkus mekanis terhadap benda padat
  • Digit Kedua II ( angka 5 ) , menunjukkan perlindungan pembungkus mekanis terhadap benda cair
  • Huruf ( huruf F ) kode tambahan
  • Jika salah satu angka ( 6 atau 5 ) diganti dengan ” X ” dapat diartikan bahawa tidak Keterangan ( belum di uji ) untuk kode tersebut.Contoh IP 6X
  • angka 0 = tidak ada perlindungan

Kode Digit I

LevelEfektif Terlindungi Dari
1Terlindungi dari benda padat > 50mm
2Terlindungi dari benda padat > 12.5mm
3Terlindungi dari benda padat > 2.5mm
4Terlindungi dari benda padat > 1mm
5Terlindungi dari masuknya debu dapat ditoleransi pada interface statis perangkat
6Benar-benar terlindung dari debu

Kode Digit II

LevelGanguan ProteksiEfektivitasdetail kondisi pengujian
1Air yang menetesAir yang menetes (tetesan yang jatuh secara vertikal) tidak akan memiliki efek berbahaya pada spesimen ketika dipasang pada posisi tegak lurus dalam keadaan diputar pada kecepatan 1 RPMDurasi tes: 10 menit, Air setara dengan 1 mm (0,039 in) curah hujan per meni
2Air yang menetes secara vertikal dengan kemiringan 15 derajat kemiringanAir yang menetes secara vertikal tidak akan memiliki efek berbahaya ketika selungkup dimiringkan pada sudut 15 derajat kemiringan,
Total empat posisi diuji dalam dua sumbu.
Durasi tes: 2,5 menit untuk setiap arah kemiringan (total 10 menit)
3semprotan airTerlindungi dari semprotan air langsung hingga 60 derajat kemiringan dari vertikalDurasi pengujian: 1 menit per M2, setidaknya selama 5 menit.
Volume air: 10 liter per menit (0,037 impgal / dtk)
Tekanan: 50–150 kPa (7,3–21,8 psi)
4percikan air dari segala arahTerlindungi dari percikan air dari segala arah, masuknya terbatas yang ditoleransi dan tidak menimbulkan efek kerusakanTabung Tertutup: Durasi uji: 10 menit, atau semprotan nozzle (sama dengan semprotan air IPX3 dengan pelindung dilepas
5semprotan air tekanan rendahDilindungi dari semprotan air tekanan rendah dari segala arah, masuknya terbatas yang ditoleransi dan tidak menimbulkan efek kerusakanDurasi tes: 1 menit per meter persegi setidaknya selama 3 menit
Volume air: 12,5 liter per menit Tekanan: 30 kPa (4,4 psi) pada jarak 3 meter (9,8 kaki)
6Semprotan Air Tekanan TinggiTerlindungi dari semburan tekanan tinggi, masuknya terbatas yang ditoleransi dan tidak menimbulkan efek kerusakanDurasi tes: 1 menit per meter persegi setidaknya selama 3 menit
Volume air: 100 liter per menit (0,37 impgal / s)
Tekanan: 100 kPa (15 psi) pada jarak 3 meter (9,8 kaki)
6KSemprotan air tekanan tinggi yang ditingkatkanAir yang diproyeksikan dalam semburan kuat (6,3 mm (0,25 in) nozzle) terhadap casing dari segala arah,
di bawah tekanan tinggi, tidak akan memiliki efek berbahaya. Ditemukan di DIN 40050, dan bukan IEC 60529
Durasi tes: setidaknya 3 menit
Volume air: 75 liter per menit (0,27 impgal / s)
Tekanan: 1.000 kPa (150 psi) pada jarak 3 meter (9,8 kaki)
7pencelupan, hingga kedalaman 1 meterKemacetan air dalam jumlah yang berbahaya tidak akan mungkin terjadi jika casing direndam dalam air dalam kondisi tekanan dan
waktu yang ditentukan
Durasi tes: 30 menit. Diuji dengan titik terendah casing 1.000 mm (39 in) di bawah permukaan air,
atau titik tertinggi 150 mm (5,9 in) di bawah permukaan, mana yang lebih dalam
8Perendaman, kedalaman 1 meterPeralatan ini cocok untuk perendaman kontinu dalam air dalam kondisi yang harus ditentukan oleh pabrikan.
Namun, dengan jenis peralatan tertentu, itu bisa berarti bahwa air dapat masuk tetapi hanya sedemikian rupa sehingga tidak
menghasilkan efek berbahaya. Kedalaman dan durasi pengujian diharapkan lebih besar dari persyaratan untuk IPx7,
dan efek lingkungan lainnya dapat ditambahkan, seperti siklus suhu sebelum perendaman
Durasi uji: kesepakatan dengan produsen
Kedalaman yang ditentukan oleh pabrikan, umumnya hingga 3 meter (9,8 kaki)
9KSemprotan air tekanan tinggi dengan temperatur tinggiSpesimen yang lebih kecil berputar perlahan di atas meja putar, dari 4 sudut tertentu. Spesimen yang lebih besar
dipasang pada posisi yang dimaksud saat digunakan, tidak diperlukan meja putar, dan diuji secara langsung selama minimal
3 menit pada jarak 0,15-0,2 meter (5,9 in – 7,9 in).
Tes ini diidentifikasi sebagai IPx9 di IEC 60529
Durasi tes: Fixture: 30 detik. di masing-masing 4 sudut (total 2 mnt), Freehand: 1 mnt / m2, 3 mnt. minimum

kode Tambahan

Kode
CPerlindungan terhadap akses dengan alat
DKawat
FTahan minyak
MPerangkat bergerak selama tes air
SPerangkat berdiri diam selama tes air
WKondisi cuaca

DIN 40050-9 memperluas sistem peringkat IEC 60529 yang lebih baru dengan peringkat IP69K untuk aplikasi pencucian bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi

Kandang yang sesuai dengan ISO 20653: 2013 harus tidak hanya anti debu (IP6X), tetapi juga mampu menahan tekanan tinggi dan pembersihan uap.

untuk istilah lainnya bisa dilihat pada laman Istilah dalam pompa air